Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said belum mau menurunkan harga Bahan Bakar Minyak dalam waktu dekat, meski tren harga minyak dunia menurun.
Ia menjelaskan jika penurunan harga BBM dilakukan dalam waktu dekat, justru akan membuat harga pangan dan transportasi akan semakin bergejolak.
"Kalau penurunan harga BBM dilakukan saat ini, tidak akan dibarengi dengan penurunan di harga pangan dan transportasi, tapi kalau ada kenaikan ikutannya banyak," kata Sudirman saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII di gedung DPR, Jakarta Selatan, Senin (25/1/2016).
Selain itu, katanya, jika penentuan harga BBM dilakukan secara terburu-buru, yang akan kena imbas masyarakat berekonomi lemah.
"Nanti ketika harga minyak dunia menunjukkan kenaikan, kami harus melakukan perubahan. Ini kalau ada perubahan terlalu sering, yang paling merasakan masyarakat bawah. Makanya kami belum bisa melakukannya terburu-buru," katanya.
Ia berencana menerapkan harga BBM batas bawah dan batas atas. Menurutnya, cara tersebut mampu meredam fluktuasi harga minyak dunia yang diperkirakan masih akan rendah hingga akhir 2016.
"Tetapi secara peraturan kita akan konsisten. Subsidi sudah dicabut, oleh karena itu harga BBM harus ikuti irama harga keekonomian minyak dunia," katanya.
Seperti diketahui, pada 5 Januari 2016 pemerintah mengambil keputusan menurunkan harga BBM. Harga premium turun sebesar Rp150 per liter dari Rp7.300 per liter menjadi Rp6.950 per liter. Sedangkan harga solar turun sebesar Rp800 per liter menjadi menjadi Rp5.650 per liter dari sebelumnya Rp6.700 per liter.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
Terkini
-
Smelter Nikel MMP Matangkan Sistem Jelang Operasi Penuh
-
Dorong Wisatawan Lokal, Desa Wisata Tebara Raup Rp1,4 Miliar
-
OJK Restrukturisasi Kredit 237 Ribu Korban Bencana Sumatera
-
Moodys Pertahankan Rating Indonesia di Baa2, BI Tegaskan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
-
OJK Bentuk Satgas Reformasi Integritas Pasar Modal
-
Moody's Turunkan Outlook Peringkat Indonesia ke Negatif
-
BCA Wanti-wanti Gen Z: Hati-hati Beli Rumah Pakai KPR
-
Purbaya Datangi Perusahaan China Pengemplang Pajak, Rugikan Negara hingga Rp 5 T
-
Kecelakaan Maut di IUP Bukit Asam, Kementerian ESDM Terjunkan Tim Investigasi
-
Sempitnya Peluang Ekonomi RI, Saat Gelar Sarjana 'Keok' oleh Lulusan SD