Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan bahwa Nilai Tukar Petani (NTP) nasional Januari 2016 sebesar 102,55 atau turun 0,27 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. Penurunan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik sebesar 0,35 persen lebih kecil dibandingkan kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 0,63 persen.
NTP sendiri merupakan perbandingan indeks harga yang diterima petani terhadap indeks harga yang harus dibayar petani. "NTP adalah salah satu indikator untuk melihat daya beli petani yang hidup di pedesaan," kata Kepala BPS Suryamin dalam pernyataan resmi, Senin (1/2/2016).
Penurunan NTP pada Januari 2016 dipengaruhi turunnya NTP pada 3 subsektor. Antara lain subsektor hortikultura sebesar 0,44 persen, subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 0,80 persen, dan subsektor peternakan sebesar 0,12 persen.
Pada Januari 2016, NTP Provinsi Sumatera Utara mengalami penurunan terbesar (1,22 persen) dibandingkan penurunan NTP provinsi lainnya. Sebaliknya, NTP Provinsi Maluku mengalami kenaikan tertinggi (0,92 persen) dibandingkan kenaikan NTP provinsi lainnya.
Pada Januari 2016 terjadi inflasi perdesaan di Indonesia sebesar 0,83 persen disebabkan oleh naiknya indeks dihampirseluruh kelompok konsumsi rumah tangga kecuali kelompok transportasi dan komunikasi.
"Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) nasional Januari 2016 sebesar 110,13 atau naik 0,18 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya," tutup Suryamin.
Berita Terkait
-
Kisah Petani di Klaten Menghidupkan Kembali Tanah demi Bertahan dari Krisis Iklim
-
BPS: Ibu Hamil di Indonesia Timur Hadapi Risiko Kematian Jauh Lebih Tinggi
-
Indonesia Mulai Menua, BPS Catat Lansia Tembus 11,97 Persen
-
Potret Ketenagakerjaan RI: Pekerja Formal Menurun, Puluhan Juta Rakyat Pilih Kerja Serabutan
-
Rupiah Ambruk, Ekonomi RI Triwulan I-2026 Minus 0,77 Persen
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk
-
Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas
-
Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional
-
Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!
-
Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci
-
Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan
-
Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat
-
Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun
-
Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026
-
Ukuran Tabung CNG 3 Kg Diprediksi Lebih Besar dan Berat dari LPG 12 Kg