4. Tetapkan Anggaran Belanja
Dalam pengelolaan keuangan, kebutuhan sehari-hari mendapat porsi alokasi yang lebih besar dibandingkan pos-pos lainnya. Harga-harga bahan pokok yang melambung tinggi tentu membutuhkan alokasi dana yang cukup besar, belum biaya transportasi, listrik, pulsa telepon, dan lain sebagainya. Nah, agar pengeluaran terkendali, sebaiknya Anda dan pasangan menetapkan anggaran belanja bulanan.
Dengan anggaran belanja berupa rincian kebutuhan selama satu bulan seperti beras, lauk pauk, gas, listrik, kebutuhan mandi cuci kakus, dan lain sebagainya dapat dihitung perkiraannya secara jelas.
5. Terapkan Sistem Pencatatan Keuangan
Untuk menjaga ‘kesehatan’ finansial keluarga, tak ada salahnya menerapkan sistem pencatatan keuangan guna memantau pemasukan dan pengeluaran. Jadi, tak hanya perusahaan saja yang perlu menerapkan sistem pencatatan keuangan, level keluarga pun perlu. Tak perlu terlalu rumit, membuat jurnal saja cukup untuk mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran keluarga. Dengan demikian, di setiap akhir bulan dapat diketahui saldo terakhir apakah ada sisa ataukah justru minus. Jika mengalami minus, maka Anda dan pasangan perlu mengubah anggaran belanja agar lebih hemat.
6. Mempersiapkan Tabungan Masa Depan
Kehidupan tentu tak hanya berjalan untuk saat ini saja, tetapi juga perlu mempersiapkan untuk masa depan. Misalnya saja biaya pendidikan anak. Untuk saat ini, mungkin Anda dan pasangan memang belum memiliki momongan, tapi ke depannya akan ada anak yang melengkapi keceriaan keluarga.
Nah, kebutuhan anak termasuk pendidikannya sebaiknya disiapkan sejak dini agar kelak Anda dan pasangan tak lagi dipusingkan dengan hal tersebut. Tak hanya kebutuhan anak, Anda dan pasangan juga perlu mempersiapkan asuransi kesehatan, tabungan untuk hari tua, bahkan investasi. Siapa yang tahu dan bisa menjamin kondisi ekonomi keluarga Anda akan terus stabil? Karena itu, yuk persiapkan sejak sekarang.
Baca juga arikel Cermati lainnya:
10 Peluang Bisnis untuk Ibu Rumah Tangga
Tips Sukses Bisnis Jual Beli Baju
Bisnis Foodtruck, Apa Itu dan Tips Sukses Menjalankannya
| Published by Cermati.com |
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya