Suara.com - Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (26/2/2016), ditutup naik sebesar 74,82 poin seiring dengan bursa saham di kawasan Asia yang berada di area positif.
Indeks harga saham gabungan (IHSG) BEI ditutup naik 74,82 poin atau 1,61 persen menjadi 4.733,14, sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak menguat 16,88 poin (2,08 persen) menjadi 828,17.
"Sinyal tren penguatan bursa saham di kawasan Asia berdampak positif pada IHSG BEI. Kondisi bursa Asia yang kondusif itu memancing pemodal asing untuk mengambil kembali posisi beli," kata Kepala Riset Universal Broker Indonesia Satrio utomo di Jakarta, Jumat (26/2/2016).
Menurut dia, pelaku pasar saham asing mulai terlihat masuk pada saham-saham sektor perbankan dan saham berkapitalisasi besar yang dalam beberapa hari terakhir ini mengalami tekanan.
Dalam data perdagangan saham di BEI, pelaku pasar saham asing membukukan beli bersih atau "foreign net buy" sebesar Rp152,921 miliar pada akhir pekan ini (Jumat, 26/2).
Ia menambahkan bahwa pergerakan harga minyak mentah dunia yang juga bertahan di area positif menambah sentimen positif bagi pasar saham global.
Harga minyak mentah jenis WTI Crude pada Jumat (26/2) sore ini berada di level 33,38 dolar AS per barel, naik 0,94 persen. Sementara itu, minyak mentah jenis brent crude di posisi 35,44 dolar AS per barel, naik 0,43 persen.
Sementara itu, tercatat frekuensi saham di BEI mencapai 222.370 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 2,78 miliar lembar saham senilai Rp3,86 triliun.
Efek yang bergerak naik sebanyak 181 saham, turun 107 saham, dan yang bergerak stagnan atau tidak bergerak nilainya sebanyak 99 saham.
Bursa regional, di antaranya indeks Hang Seng naik 475,40 poin (2,52 persen) ke level 19.364,15, dan indeks Nikkei menguat 48,07 poin (0,30 persen) ke level 16.188,41, Straits Times menguat 45,01 poin (1,73 persen) ke posisi 2.648,41. (Antara)
Berita Terkait
-
IHSG Tancap Gas Terus Menguat di Sesi I, Deretan Saham yang Cuan
-
IHSG Bangkit pada Jumat Pagi, Cek Saham-saham yang Cuan
-
Wall Street Pecah Rekor di Tengah Harapan Damainya Perang, Berimbas ke IHSG?
-
IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?
-
IHSG Terkoreksi di Sesi I, 344 Saham Anjlok
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar
-
Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?
-
Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan
-
Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?
-
Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!
-
Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera
-
Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan
-
Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula
-
Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar
-
Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex Naik, ESDM Ungkap Penyebabnya