Suara.com - Kurs dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama di perdagangan New York pada Rabu (2/3/2016) atau Kamis pagi WIB, meskipun data ekonomi yang keluar dari negara itu positif.
Lapangan kerja sektor swasta AS meningkat sebesar 214.000 pekerjaan pada Januari-Februari, disesuaikan secara musiman, menurut laporan ketenagakerjaan nasional ADP (Automated Data Processing), Rabu.
Angka ADP diawasi ketat sebagai pre-indikator untuk laporan penggajian non pertanian yang akan dirilis pada Jumat.
Data ekonomi AS keluar bervariasi baru-baru ini. Asosiasi Agen Perumahan Nasional AS (NAR) mengatakan pada Senin bahwa Indeks Penjualan "Pending Home" (rumah yang pengurusannya belum selesai) di AS turun 2,5 persen menjadi 106,0 pada Januari dari revisi naik 108,7 pada Desember. Angka terbaru ini di bawah konsensus pasar naik 0,5 persen.
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,16 persen menjadi 98,191 pada akhir perdagangan Rabu.
Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,0866 dolar dari 1,0865 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,4076 dolar dari 1,3962 dolar. Dolar Australia naik ke 0,7295 dolar dari 0,7181 dolar.
Dolar dibeli 113,46 yen Jepang, lebih rendah dari 114,06 yen di sesi sebelumnya. Greenback melemah menjadi 0,9965 franc Swiss dari 0,9980 franc Swiss, dan naik tipis menjadi 1,3435 dolar Kanada dari 1,3394 dolar Kanada. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026