Suara.com - Pengelola Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Bekasijaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, menderita kerugian belasan juta rupiah akibat tunggakan sewa para penghuninya.
"Saat ini sudah ada 30 penghuni yang tercatat menunggak biaya sewa dengan besaran nominal bervariasi antara Rp120 ribu hingga Rp200 ribu per bulan tergantung fasilitas," kata Staf Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Rusunawa, Ika, di Bekasi, Rabu (9/3/2016).
Dia mengatakan, total tunggakan hingga Februari 2016 total Rp15 juta lebih.
Tunggakan itu kerap dilakukan sejumlah penghuni Rusunawa dengan alasan gaji mereka yang sudah habis.
Akibatnya, situasi itu berimbas pada terhambatnya kegiatan perawatan bangunan Rusunawa yang berlokasi di Jalan Baru Underpass, Bekasi Timur itu.
"Kami terpaksa menunda perawatan bangunan, seperti untuk bersih-bersih, cat ulang dan perbaikan atap yang bocor," katanya.
Pantauan di lapangan melaporkan, kebocoran tersebut tidak hanya terjadi kala hujan, namun juga akibat rembesan air dari kamar mandi di beberapa kamar.
Selain itu, sejumlah cat dan tembok Rusunawa yang terdiri atas empat lantai itu sudah kusam dan rusak.
Ika memaklumi adanya tunggakan itu mengingat mayoritas penghuni Rusunawa merupakan masyarakat yang berprofesi sebagai buruh pabrik, buruh serabutan, dan Satpam.
"Kami masih mengedepankan sisi kemanusiaan untuk tidak mengusir para penghuni yang belum membayar uang sewa setiap bulannya, karena sebenarnya mereka bisa melunasi uang sewa pada bulan berikutnya," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
7 Day Cream dengan SPF untuk Ibu Rumah Tangga, Mulai Rp20 Ribuan
-
Teror Tak Kasat Mata di Rumah Tua
-
5 Pilihan Investasi untuk Ibu Rumah Tangga dengan Modal Receh
-
Industri Kesehatan 2026: Ketika Kualitas Jadi Satu-Satunya Alasan Pasien Untuk Bertahan
-
Perselisihan Rumah Tangga Dominasi Penyebab Perceraian di Indonesia
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bank Mandiri Jalankan 1.174 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Sepanjang 2025
-
Klasterku Hidupku BRI Jadi Penggerak UMKM Panaba Banyuwangi
-
Danantara Segera Mulai Pembangunan Pabrik Bioetanol di Banyuwangi
-
Kementerian PU Angkut 698 Ton Sampah dari Aceh
-
BRI Dorong UMKM Batam Lewat MoU Investasi dan Digitalisasi Qlola
-
IHSG Menguat Lagi, Purbaya: Pasar Mulai Terima Thomas Djiwandono
-
Profil Shinhan Sekuritas, Digeledah Polisi Imbas Dugaan Saham Gorengan
-
Merger Trio Anak Usaha Pertamina Dikebut
-
Diminta Bereskan Saham Gorengan, Purbaya: Jangan Biarkan Investor Ritel Rugi
-
Purbaya: Saya Tak Bisa Kendalikan Saham, Tapi Pastikan Ekonomi Naik Cepat