Suara.com - Pemerintah Prancis kembali memasukkan Panama ke dalam daftar hitam negara-negara tax haven (surga pajak), menyusul pengungkapan dokumen rahasia yang disebut "Panama Papers" beberapa hari belakangan. Daftar hitam tersebut berisi negara-negara yang tergolong tidak kooperatif dalam hal pengungkapan informasi aset investornya kepada negara lain.
"Panama adalah negara yang (semula) meyakinkan kami bahwa mereka bisa menghargai prinsip-prinsip pajak internasional dan oleh karena itu pula, kami mencabut mereka dari daftar hitam negara-negara surga pajak," kata Menteri Keuangan Prancis, Michel Sapin, dalam sesi tanya jawab dengan parlemen.
"Prancis memutuskan untuk memasukkan kembali Panama ke dalam daftar negara-negara yang tak kooperatif dengan segala konsekuensinya ini akan berdampak bagi mereka yang berurusan dengan Panama," sambungnya.
Seperti diketahui, Mossack Fonseca, firma hukum yang membantu kepala negara, politisi, dan konglomerat dunia menyembunyikan harta mereka memiliki kantor di Panama. "Panama Papers", dokumen Mossack yang bocor, mengungkap sejumlah besar perusahaan offshore (perusahaan yang didirikan di negara-negara surga pajak) yang ternyata dimiliki para kepala negara dan politisi dunia, dengan bantuan firma hukum tersebut. (Reuters)
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal
-
Antisipasi Karhutla, APP Group Kedepankan Deteksi Dini dan Kolaborasi
-
Harga Pangan Hari Ini : Cabai dan Bawang Merah Kompak Naik, Beras - Minyak Goreng Justru Turun
-
Harga Minyak Melonjak Usai Kontak Senjata AS-Iran di Selat Hormuz
-
Dari Pulau Obi untuk Literasi: Rumah Belajar Harita Nickel Tumbuhkan Minat Baca Anak
-
Tutup Pabrik, Krakatau Osaka Steel Apakah Sama dengan Krakatau Steel?
-
Kurs Rupiah Melemah ke Rp17.366 per Dolar AS, Dipicu Konflik AS-Iran dan Penguatan Dolar
-
IHSG Bergerak Dua Arah Pada Jumat Pagi
-
Lawan Overcapacity, Strategi Transformasi SIG Mulai Berbuah Manis
-
Lahan Pusat Kota Menipis, Kawasan Kemayoran Bakal Disulap Jadi Pusat Ekonomi Baru