Suara.com -
Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (12/4/2016) pagi bergerak menguat sebesar 22 poin menjadi Rp13.111 dibandingkan posisi sebelumnya di posisi Rp13.133 per dolar AS.
Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra di Jakarta, mengatakan spekulasi terhadap bank sentral AS yang tidak akan menaikan suku bunga acuan mendorong pelaku pasar uang untuk kembali berburu aset di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.
"Bank sentral AS sedang menilai kekuatan ekonominya dan global. Kecemasan perlambatan global masih membayangi rencana bank sentral AS untuk menaikan suku bunganya karena dikhawatirkan dapat mempengaruhi ekonomi AS," katanya.
Ariston menambahkan bahwa harga minyak yang kembali bergerak di level 40 dolar AS per barel turut menjadi faktor yang menopang laju mata uang komoditas, seperti rupiah. Terpantau, harga minyak mentah jenis WTI pada Selasa pagi ini berada di level 40,30 dolar AS per barel.
Sementara minyak mentah jenis Brent di posisi 42,75 dolar AS per barel.
"Harga minyak cukup stabil dengan kecenderungan menguat menyusul menjelang pembicaraan antara para produsen terbesar di dunia untuk pembatasan produksi," katanya.
Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta menambahkan bahwa membaiknya harga minyak mentah dunia berdampak pada harga komoditas yang membaik sehingga berimbas positif terhadap mata uang rupiah di pasar valas dalam negeri.
"Di sisi lain, penguatan juga terlihat di pasar surat utang pemerintah bertenor 10 tahun. Kondisi itu menambah ruang penguatan bagi mata uang domestik," katanya.
Rangga mengharapkan bahwa angka penjualan motor dan mobil yang sedianya akan dirilis pada pekan ini membukukan perbaikan. Fokus pasar juga akan tertuju pada pembahasan APBN-P 2016 yang juga akan menentukan prospek pertumbuhan ekonomi ke depan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Eks Dirut BJBR dan Bank Jateng Divonis Bebas dalam Kasus Sritex, Ini Alasannya
-
Perry Warjiyo Ungkap Penyebab Rupiah Melemah, BI Intervensi All Out Jaga Stabilitas
-
Investor Aset Kripto Terus Menjamur Tembus 21,37 Juta
-
Rekening Warga Diblokir Gegara Masalah Pajak, saat Pejabat Pajak Diduga Korupsi
-
Lampaui Tahun Lalu, INABUYER 2026 Catat Potensi Transaksi Rp2,2 Triliun
-
Wall Street Justru Merosot Meski Adanya Harapan Perang AS-Iran Damai
-
AS Ganggu Gencatan Senjata dengan Iran, Harga Minyak Balik ke Level US$100
-
15 Juta Penduduk Usia Produktif Belum Punya Rekening Bank
-
Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Naik, UBS Justru Turun!
-
Menebak IHSG di Tengah Silang Sengkarut Geopolitik Global dan Rekor Bursa Asia