Suara.com - Perusahaan taksi akan menurunkan tarif dasar taksi untuk buka pintu maupun per kilometer mulai 16 April 2016 rata-rata 15 persen.
Penurunan tarif itu untuk armada taksi reguler di area Jabodetabek dengan penyesuaian buka pintu dari Rp7.500 menjadi Rp6.500 dan tarif per km dari 4.000 per km menjadi Rp3.500, kata Ketua Organisasi Angkatan Darat (Organda) DKI Jakarta Shafruhan Sinungan di Jakarta Sabtu (16/4/2016).
"Sedangkan tarif waktu tunggu dari Rp48.000 per jam menjadi Rp42.000 per jam," ujar Shafruhan.
Ia menyebutkan, penyesuaian tarif taksi mengikuti penurunan harga bahan bakar minyak dan sesuai anjuran pemerintah.
Ketua Organda DKI tersebut menuturkan, tarif taksi reguler melalui proses uji tera yang melibatkan Organda, Dinas Perhubungan dan Dinas Perdagangan.
"Hal itu sebagai bentuk perlindungan terhadap konsumen," ujar Shafruhan.
Sebelumnya, pemerintah menurunkan harga bahan bakar minyak subsidi jenis premium dan solar mulai 1 April 2016.
Harga BBM premium Rp6.950 per liter menjadi Rp6.450 per liter dan solar Rp5.650 menjadi Rp5.150.
Pemerintah berupaya mempertahankan harga BBM subsidi tersebut hingga enam bulan mendatang dengan evaluasi setiap tiga bulan sekali dan berharap tidak terpengaruh perubahan harga minyak dunia. (Antara)
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Taksi Blue Bird, Cocok untuk yang Sudah Berkeluarga, Mulai 80 Jutaan
-
Apa Kekurangan Mobil Bekas Taksi? Intip 5 Rekomendasi yang Pas Mulai Rp35 Jutaan
-
5 Mobil Matic Bekas Mesin Bertenaga dan Kabin Lega untuk Taksi Online
-
5 Piihan Mobil Ex Taksi Murah Mulai Rp35 Jutaan: Bandel, Irit, dan Badak di Segala Medan
-
Susul Langkah VinFast, BYD Siapkan Mobil Khusus Armada Taksi Online: Ini 4 Model Andalannya
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Tak Cuma BUMI, Ini Saham-saham Bakrie yang Harganya Meroket
-
Kepercayaan Pengguna Antar CEO Indodax Jadi Sosok Berpengaruh Lini Aset Digital
-
Regulasi Baru Disebut Bisa Pukul Kesejahteraan Petani Tembakau
-
Awas! Praktik Jual-Beli Rekening Bisa Dijerat Hukum Penjara
-
Punya Cadangan Uranium dan Thorium, Pakar Dorong Pemerintah Segera Bangun PLTN
-
Viral Kejagung Geledah Rumah Pejabat Pajak Temukan Rp 920 Miliar, Kemenkeu Pastikan Hoaks
-
Produsen Minuman Alkohol Heineken PHK 6.000 Pekerja
-
WSKT Rampungkan Proyek Rumah Sakit di Kalbar
-
Bank Saqu Gaet Komunitas Lari Bidik Nasabah Secara Organik
-
Daftar Proyek-proyek yang Akan Dijalankan Danantara