Suara.com - Ketua Apeksi Komwil III yang juga Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di Cirebon, Jawa Barat mengatakan, pembangunan infrastruktur yang dilakukan di Indonesia saat ini masih sangat lambat dibandingkan negara-negara lainnya, karena masih menggunakan cara konvensional.
"Pembangunan infrastruktur di Indonesia itu terlalu lambat dibandingkan negara lain, karena cara membangunnya yang terlalu konvensional," katanya.
Ia menuturkan, jika pembangunan masih menggunakan sistem konvensional, maka sudah jelas negara Indonesia secara umum dan daerah khususnya, akan tertinggal jauh dari yang lain. Dan itu perlu pembangunan dengan menggunakan sistem Kemitraan Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
Menurutnya, sistem tersebut sudah dilakukan negara-negara maju, karenanya negara-negara itu pun saat ini sudah berkembang dengan cepat menjadi negara maju.
"Kalau kita tidak memulai dari sekarang pembangunan dengan sistem KPBU, maka sampai saya kakek-kakek pun Indonesia akan tetap begini, kalah terus," ujarnya.
Penggunaan sistem KPBU itu, merupakan cara baru membangun Indonesia dengan memaksimalkan pembiayaan dari pihak swasta. Karena selama ini peran serta swasta nyaris tidak pernah hadir dalam membiayai pembangunan infrastruktur di Indonesia. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
Terkini
-
Faktor Pendorong Saham BBRI Meroket Hari Ini, 3 Analis Berikan Target Harga
-
Agus Gumiwang dan Purbaya Bahas Insentif Motor dan Mobil Listrik, Ini Dampaknya
-
Jangan Diabaikan! Ini Alasan Karyawan Harus Punya BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan
-
Sektor Pertambangan hingga Listrik Melemah, Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Terkontraksi 0,77%
-
Produksi Migas Capai 956 MBOEPD, Kinerja Pertamina Hulu Energi di Awal 2026 Tetap Terjaga
-
Rupiah Keok ke Rp17.410, Subsidi Energi Jebol Rp118 Triliun
-
Potret Ketenagakerjaan RI: Pekerja Formal Menurun, Puluhan Juta Rakyat Pilih Kerja Serabutan
-
Dorong Pemberdayaan Perempuan, Pegadaian Dukung Kartini Race 2026: Tonggak Baru Motorsport Indonesia
-
BPS: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen pada Triwulan I 2026, Industri Pengolahan Jadi Penopang
-
Perkuat Kesiapan Asesmen Skala Nasional, 91 Ribu Siswa Ikuti Try Out Digital PIJAR