Suara.com - Perusahaan jasa pengiriman barang, TNT, meluncurkan kurir bersepeda untuk melayani konsumen yang berada di sepanjang Jalan Sudirman hingga Jalan Thamrin Jakarta Pusat.
"Tahap awal ada lima kurir bersepeda yang akan melayani konsumen, khususnya perkantoran yang berada di Jalan Sudirman hingga Thamrin," kata Managing Director TNT Indonesia Tomy Sofhian saat konferensi pers di Jakarta, Senin (25/4/2016).
Namun Tomy membantah bahwa peluncuran kurir bersepeda itu terkait dengan kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang akan melarang sepeda motor masuk Jalan Sudirman-Thamrin.
Dia mengatakan penggunaan sepeda sebagai moda transportasi baru untuk mengantar barang lebih karena alasan untuk memanfaatkan armada yang ramah lingkungan dan dapat bergerak lebih cepat untuk menembus kemacetan Jakarta.
"Kurir bersepeda itu hanya untuk melayani dokumen perkantoran yang beratnya tidak lebih dari tiga kilogram," kata Tomy.
Pada tahap awal, Tomy mengatakan, pihaknya menyediakan lima kurir bersepeda dan akan melihat perkembangan pasar terkait penguatan armada tersebut dan juga akan dilanjutkan kota besar lainnya, seperti Surabaya.
Dalam tahap uji coba yang akan dilasanakan per Selasa (26/4/2016), TNT akan uji coba layanan di wilayah SCBD Senayan, Senopati dan Walter Monginsidi Jakarta Selatan.
TNT bicycle project telah banyak digunakan di negara-negara Eropa seperti Itali, Benelux, Inggris dan Belanda. Operation Director TNT Indonesia, Barry Lim menegaskan bahwa kualitas layanan TNT akan tetap optimal seperti biasa, bahkan penggunaan sepeda akan mempercepat proses pengiriman, mengingat tingkat kemacetan pada jam tertentu di empat area uji coba tersebut relatif tinggi.
Menurut dia, dengan menggunakan sepeda, kurir bisa bergerak dengan lebih cepat dan lebih leluasa, bahkan parkir lebih cepat karena hampir setiap gedung menyediakan tempat khusus.
"Sekarang ini masih dalam tahap uji coba. Kami baru menyediakan satu sepeda untuk melihat kondisi di lapangan dan feedback dari pelanggan," kata Barry.
Mengenai hambatan yang mungkin dihadapi di lapangan, Barry menjelaskan bahwa faktor cuaca seperti hujan dan badai tetap menjadi faktor terbesar, seperti juga pengantar kiriman bermotor, pesepeda akan menggunakan jas hujan lengkap sebagai pelindung.
"Kami menerapkan prosedur keselamatan yang ketat untuk kurir bersepeda. Selain harus melalui medical checkup, mereka juga harus menggunakan helm, pelindung kaki dan pelindung siku," ujar Barry.
TNT adalah perusahaan penyedia layanan pengiriman ekspress antar korporat (B2B) dengan menyediakan layanan dengan jaminan waktu dan door-to-door untuk pengiriman dokumen, paket atau kargo.
TNT berdiri sejak 1946 ini telah menjadi perusahaan global penyedia layanan pengiriman ekspress internasional dengan jaringan operasional di lebih dari 200 negara, serta menawarkan layanan domestik ekspress di negara-negara Eropa, Asia dan Australia.
TNT Indonesia beroperasi sejak 1979 dan telah memiliki 14 kantor cabang dan lima agen, 700 karyawan termasuk enam gateway yang berlokasi di Jakarta, Balikpapan, Surabaya, Denpasar, Medan dan Batam. (Antara)
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Olahraga, Ini Alasan Sepeda Kembali Jadi Transportasi Andalan di Kota Besar
-
Mengayuh Inspirasi ke Sekolah: Konsistensi Guru Matematika dalam Gaya Hidup Bike to Work
-
BBM Naik, Tren Bersepeda Melesat: Saatnya Beralih ke Transportasi Hemat dan Sehat
-
Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan
-
Jakarta Lengang, Saleh Husin dan Pramono Anung Gowes 60 Km Bakar Lemak Usai Libur Lebaran
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
IESR Ungkap Tiga Kunci Percepatan Investasi Energi Surya di Indonesia, Apa Saja?
-
Liburan dengan Miles Jadi Tren, Pengeluaran Sehari-hari Kini Bisa Jadi Modal Bepergian
-
5 Rekomendasi Facial Wash Jepang untuk Kulit Putih dan Bersih
-
Modus Ternak Rekening Judol Libatkan Petani hingga IRT, Dugaan Keterlibatan Bank Perlu Diusut
-
Lima Tahun Diabaikan Pemerintah, Warga Mekarsari Lebak Banten Patungan Perbaiki Jembatan Rusak
-
KUR BRI Dukung Rosyidah Terus Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Indramayu
-
Gibran Minta PSEL Palembang Tak Sekadar Olah Sampah, Warga dan UMKM Harus Ikut Untung
-
BRI Hadirkan Harapan Baru Bagi Mantan Pekerja Migran Indonesia Melalui KUR dan Pemberdayaan UMKM
-
Wajah Pendidikan Karakter: Ketika Pemimpin Gagal Menjadi Contoh
-
3 Tablet Murah dengan Stylus Pen di Bawah Rp3 Juta untuk Belajar, Kerja dan Hiburan