Suara.com - Kurs dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya di perdagangan New York pada Senin (25/4/2016) atau Selasa pagi WIB, karena data ekonomi yang keluar dari negara itu lebih buruk dari yang diharapkan.
Penjualan rumah baru di AS turun 1,5 persen pada bulan lalu ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 511.000 unit, Departemen Perdagangan AS mengatakan Senin. Perkiraan terbaru ini lebih rendah dari konsensus pasar untuk 522.000 unit.
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,35 persen menjadi 94,785 pada akhir perdagangan.
Federal Reserve AS akan mengumumkan keputusan suku bunga terbarunya ketika menyimpulkan sebuah pertemuan dua hari pada Rabu. Bank sentral AS secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunganya tidak berubah setelah sejumlah data ekonomi bervariasi dan volatilitas baru-baru ini di pasar keuangan.
Pada akhir perdagangan di New York, euro naik menjadi 1,1268 dolar dari 1,1227 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,4483 dolar dari 1,4411 dolar. Dolar Australia diperdagangkan tidak berubah di 0,7709.
Dolar AS dibeli 111,26 yen Jepang, lebih rendah dari 111,71 yen pada sesi sebelumnya. Dolar jatuh ke 0,9752 franc Swiss dari 0,9789 franc Swiss, tapi naik tipis menjadi 1,2689 dolar Kanada dari 1,2685 dolar Kanada. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Profil PT Prodia Diagnostic Line: Saham IPO, Benarkah Ada 'Peran' Prajogo Pangestu?
-
IHSG Kembali Terperosok 1,29% di Sesi I, ANTM hingga INCO Jadi Pemberat
-
Daftar Pemegang Saham RANS Entertainmen, Ini Gurita Bisnis yang Mau IPO
-
Purbaya Sita 43 Kontainer Pakaian Impor Bekas dari Bea Cukai, Nilainya Rp 53,9 M
-
DSI Diam-diam Bertemu ke Sekuritas, Ini Dampaknya ke Saham Komoditas
-
RANS Entertaiment Mau IPO, Nama Kaesang Pangarep dan Kepala BP BUMN Jadi Pemegang Saham
-
IPO RANS, Perusahaan Akui Risiko Besar di Balik Ketergantungan pada Raffi Ahmad-Nagita Slavina
-
Haris Rusly Moti: Ada Kaum Oligarki Serakahnomic di Balik Narasi 1998 Redux
-
Profil Rans Entertaimen Indonesia, Perusahaan Raffi Ahmad yang Mau IPO
-
Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah