Suara.com - Uang kertas pecahan 5 dolar Selandia Baru dinobatkan sebagai duit dengan desain terindah di dunia pada 2015, mengalahkan 40 desain dari 20 negara. Gelar itu dinobatkan oleh International Bank Note Society (IBSC), sebuah organisai nirlaba yang berisi para kolektor uang di dunia.
Dalam keterangan resminya yang dikutip The Guardian, Selasa (26/4/2016), IBSC mengatakan bahwa "pecahan 5 dolar Selandia Baru yang terbuat dari polimer adalah pemenang" dalam kontes desain uang terbaik.
Selain duit Selandia Baru, organisasi yang didirikan pada 1961 itu juga menetapkan pecahan 5 pound sterling Skotlandia, pecahan 20 kronor Swedia, pecahan 100 rubel Rusia, dan pecahana 20.000 tenge Kazakhstan sebagai runner up.
Para pemenang itu dipilih setelah IBCS meneliti 150 pecahan uang yang baru dirilis di sepanjang 2015. Dari total jumlah itu, sekitar 36 desain yang dinominasikan sebagai juara.
Ada dua kategori yang menentukan sebuah desain mata uang masuk dalam radar IBCS. Pertama adalah faktor artistik dan kedua, fitur keamanannya. Selain itu, uang tersebut harus diluncurkan di tahun seleksi dan sudah beredar luas di masyarakat.
Bank sentral Selandia Baru sendiri meluncurkan pecahan 5 dolar dan 10 dolar pada Oktober 2015. Kedua pecahan uang itu merupakan bagian dari desain mata uang baru bertema "brighter money".
Adapun pecahan 5 dolar Selandia Baru itu dihiasi dengan foto pendaki gunung Sir Edmund Hillary yang sedang memandang Gunung Cook di South Island. Lembaran uang itu dicetak oleh perusahaan Canadian Bank Note Company di Ottawa.
Sebelumnya IBSC telah menganugerahkan penghargaan desain uang terindah ini pada beberapa negara. Di 2014 pemenangnya adalah Trinidad & Tobago, Uganda (2010), Bermuda (2009), Samoa (2008), Skotlandia (2007), Komoro (2006), Kepulauan Faeroe (2005), dan Kanada (2004).
Kazakhstan memenangkan gelar itu selama tiga tahun berturut-turut, yakni pada 2011, 2012, dan 2013.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Perang Cashback Ramadan 2026 Memanas, Platform Adu Strategi Gaet Pengguna
-
Heboh Rencana Impor 105 Ribu Mobil Pick-Up India Buat Kopdes Merah Putih, Istana Irit Bicara
-
Pelindo Ganti Jajaran Direksi, Mantan Bos Pertamina Jadi Dirut
-
HIPMI Jaya dan Jabar Targetkan Perputaran Uang Rp500 Miliar
-
Harga Tembus Rp100 Ribu di Ramadan, Kementan Guyur 1,7 Ton Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati
-
Menko Zulhas Ungkap Proyek Waste-to-Energy Besutan Danantara Cuma Beresin 20 Persen Masalah Sampah
-
IHSG Meroket di Awal Pekan ke Level 8.300, 484 Saham Cuan
-
Purbaya Blacklist Keluarga Dwi Sasetyaningtyas usai Viral Hina RI, Tagih Balik Dana LPDP Plus Bunga
-
Bos Agrinas Pangan Manut Diminta Tunda Impor Pikap dari India
-
Dasco Minta Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Ditunda: Tunggu Presiden Pulang