Suara.com - Indonesia baru saja mendapatkan lisensi Forest Law Enforcement, Governance and Trade (FLEGT) pertama di dunia bagi semua ekspor produk kayu Indonesia ke-28 negara di Uni Eropa.
Menteri Perdagangan, Thomas Trikasih Lembong mengatakan hal tersebut seiring dengan tujuan pemerintah yang turut menyuarakan penolakannya terkait perdagangan kayu ilegal.
"Ini usaha pemerintah selama 15 tahun yang terus mendorong ekspor kayu legal. Penghargaan ini merupakan terobosan penting untuk meningkatkan daya saing dan memperluas keberterimaan Produk Industri Kehutanan Indonesia di pasar internasional," ujar Lembong di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Jakarta Selatan, Kamis (12/5/2016).
Ia pun mengatakan, dengan adanya sertifikasi tersebut, ekspor-ekspor kayu Indonesia ke kawasan Uni Eropa akan mengalami kemudahan. Uni Eropa pun sangat antusias dan mengapresiasi Indonesia terkait sertfikasi ekspor kayu yang telah dikantongi oleh Indonesia.
"Ekspor produk kayu kita ke Uni Eropa bisa langsung masuk jalur hijau, tidak lagi melalui proses inspeksi kontainer, dan lain sebagainya. Karena sudah ada sertifikasinya," kata Lembong.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Jelang Imlek dan Ramadan, Pertamina Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg
-
24 Perusahaan Lolos Seleksi Tender Waste-to-Energy, Lima Diantara Asal China
-
Bahlil Tegas soal Pemangkasan Produksi Batubara dan Nikel 2026: Jangan Jual Harta Negara Murah
-
Wujudkan Asta Cita, BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
Susul Bauksit, Bahlil Kaji Larangan Ekspor Timah Mentah
-
Antusiasme Tinggi, Waitlist Beta Bittime Flexible Futures Batch Pertama Gaet Ribuan Partisipan
-
Danantara Mau Beli Tanah Dekat Masjidil Haram, Jaraknya Hanya 600 Meter
-
Mari Elka Pangestu: Rasio Utang Indonesia Masih Terkendali
-
Bea Cukai Segel Toko Perhiasan Mewah Tiffany & Co, APEPI: Negara Hadir Lindungi Industri Lokal
-
Purbaya Pede Ekonomi Ekspansif hingga 2033: Indonesia Emas, Bukan Indonesia Suram