Suara.com - Dalam Rancangan Anggaran Pendapat dan Belanja Negara Perubahan 2016, pemerintah mematok target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,3 persen.
Kendati demikian, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengakui target pertumbuhan yang dipatok pemerintah tersebut akan sulit tercapai. Hal ini terlihat dari pertumbuhan ekonomi Kuarta I-2016 hanya tumbuh sebeaar 4,9 persen.
"Memang sulit untuk mencapai target tersebut. Karena ditahun ini masih banyak sentimen negatif dari global. Mulai dari pertumbuhan ekonomi Cina yang melambat, isu kenaikan suku bunga The Fed, harga komoditas yang anjlok. Tapi kami masih yakin kalau target tersebut dapat tercapai," kata Bambang dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (6/6/2016).
Bambang menjelaskan keyakinan tersebut lantaran pada bulan Juni dan Juli para PNS akan mendapatkan gaji ke 13 yang diharapkan dapat mendongkrak konsumsi rumah tangga. Pasalnya, konsumsi rumah tangga masih menjadi adalah Indonesia untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi.
"Di Juli ini harapkan adanya Idul Fitri akan memberikan pengaruhnya besar pada konsumsi rumah tangga. Apalagi PNS akan ada gaji ke 13 dan THR yang diharapkan juga berpengaruh ke konsumsi rumah tangga," katanya.
Selain itu, kata Bambang, pemerintah saat ini juga tengah gencar melakukan perbaikan infrastruktur. Diharapkan dengan adanya perbaikan infrastruktur ini juga bisa meningkatkan kinerja investasi di Indonesia.
"Ini juga sebagai program pemerintah untuk menarik investor sebanyak-banyaknya untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Jadi kami yakin ekonomi Indonesia akan tumbuh signifikan," kata Bambang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Film Istimewa Hadirkan Anak Disabilitas sebagai Tokoh Utama
-
Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?