Suara.com - Presiden Joko Widodo memanggil Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman ke Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/6/2016) sore, untuk membicarakan perkembangan penurunan harga pangan di pasaran jelang Lebaran.
Usai pertemuan, Amran mengatakan harga pangan di pasaran memasuki bulan Ramadan telah turun.
"Bapak Presiden tadi memanggil menanyakan perkembangan harga pangan. Kami sudah lihat bahwasanya beberapa pangan sudah menurun harganya, yakni beras, cabai, bawang, ayam," kata Amran.
Khusus harga minyak goreng, katanya, telah disepakati dengan para produsen di seluruh Indonesia turun 5,5 persen.
Dia mengakui hal ini anomali, sebab Indonesia adalah produsen minyak goreng CPO terbesar di dunia, namun harganya ikut naik.
"Ini memang anomali, kita produsen terbesar dan ekspor, tapi harganya ikut-ikutan naik. Sehingga kami diinstruksikan Presiden, kami lihat langsung persiapan di pabrik-pabrik Bimoli, Filma, dan sebagainya, kami ajak mereka," ujar dia.
Kemudian harga ayam. Harga ayam ikut naik, padahal stok ayam banyak, yakni dua bahkan sampai tiga kali lipat dari kebutuhan.
Harga daging sapi juga sempat melonjak di pasaran. Namun, sekarang sudah bisa dikendalikan.
"Soal harga daging, kami cerita kronologisnya tahun lalu, kami potong rantai pasok daging lokal dari NTT ke Jakarta, harganya Rp85 ribu. Artinya apa, sudah turun. Kemudian bulog baru-baru ini menjual 1.800 ton, harganya Rp80 ribu. Kemudian kemarin yang menarik, harga daging Rp75 ribu. Kami tanya apakah sudah untung, ternyata sudah untung Rp5.000 per kilogram. Kami akan lanjutkan minimal sampai Desember, dan diupayakan seterusnya harga Rp75 ribu yang kemarin," tutur dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN