News / Nasional
Senin, 06 Juni 2016 | 17:20 WIB
Pedagang daging sapi di lapak Pasar Rumput, Jakarta, Senin (25/1). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Presiden Joko Widodo meminta kementerian dan jajaran menurunkan harga kebutuhan pokok, khususnya daging, minyak goreng, gula, dan beras yang naik tak terkendali selama bulan Ramadan.

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti akan ikut mengawasi berbagai penyimpangan di pasar yang mengakibatkan harga-harga naik.

"Kalau ada kenaikan bahan pokok tentu kami lakukan penyelidikan apakah ada penyimpangan atau tidak. Kalau ada penyimpangan, kami proses (secara hukum)," kata Badrodin di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (6/6/2016).

Kapolri menambahkan untuk pengawasan harga di lapangan, Polri bekerjasama dengan Komisi Pengawas Persaingan Usaha.

"Harga-harga ini sudah kami monitor bersama KPPU, juga sedang dilakukan penyelidikan komponen mana yang paling besar kenaikan harga. Karena beberapa tempat, misal daging dari feet locker ke jagal nggak ada masalah. Tapi dari jagal ke pasar ada masalah. Nah, nanti komponen mana yang masalah, nanti kami lihat, apakah di situ ada permainan atau tidak," ujar dia.

Badrodin menegaskan setiap bahan pokok yang naiknya di batas kewajaran, polisi akan menyelidikinya.

"Setiap ada kenaikan bahan makanan, kami akan selidiki apakah ada penyimpangan atau proses pasar saja. Ini harus diketahui titiknya, sehingga bisa tahu di mana yang terbesar kenaikan harganya," tutur dia.

Load More