Suara.com - Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Asmawi Syam menyatakan pihaknya akan mengembangkan digital banking setelah peluncuran satelit BRIsat.
"Yang pertama kami ingin kembangkan adalah digital banking, pemberian layanan perbankan secara digital," kata Asmawi di sela-sela acara Himpunan Bank-Bank Milik Negara (Himbara) buka bersama 3.500 anak yatim piatu di Jakarta, Kamis (23/6/2016).
Menurutnya, apabila kita masuk ke digital perbankan, masyarakat tidak dilayani oleh manusia tetapi dilayani oleh dirinya sendiri dengan menyiapkan fasilitas teknologi. Menuju tahap ini, kata dia, BRI memerlukan fase yang disebutnya sebagai customer education sebelum masuk ke tahap customer experience.
"Di sana lah perlunya masyarakat diedukasi, ada customer experience seperti handphone yang anda gunakan kan tidak langsung otomatis kenal tetapi sekarang kan sudah familiar. Mau transfer, menabung, pinjam kredit semua database itu kami lakukan di sini," ujarnya.
Ia berharap dengan adanya satelit ini, kualitas pelayanan akan lebih cepat, lebih baik, dan lebih akurat.
Adapun satelit BRIsat akan berfungsi mulai Agustus mendatang.
"Satelit ini nanti akan berfungsi mulai Agustus, karena saat ini masih orbit sampai 10 hari setelah itu kami akan melakukan penyerahan. Jadi memindahkan data kira-kira dua bulan," ucap Asmawi.
Setelah tiga kali tertunda, BRIsat akhirnya meluncur ke orbit pada Minggu pagi pukul 04.39 WIB, atau Sabtu (18/6) pukul 17.30 WIB waktu Kourou, French Guyana, Amerika Selatan.
BRIsat dibawa oleh roket peluncur Ariane 5 dari Bandar Antariksa Guyana di Kourou.
BRIsat menurut rencana BRI akan mengorbit di atas Pulau Papua, Indonesia. Orbit tujuannya adalah Geostationary dengan titik koordinat 150.5 derajat Lintang Timur. (Antara)
Berita Terkait
-
5 Pemenang Program BRI Debit FC Barcelona Siap ke Spanyol Nikmati Sepak Bola Kelas Dunia
-
Cara Daftar BRImo dari Luar Negeri: Cepat, Mudah, Tanpa Perlu Pulang ke Indonesia!
-
BRI Multiguna Karya Mempermudah Berbagai Rencana Untuk Segala Kebutuhan
-
Cara BRI Dukung UMKM Lokal Menjadi Usaha Ekspor Kelas Dunia
-
Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik
-
Saham Sejuta Umat Ini Lagi Diskon Harga Termurah, Momentum Emas untuk 'Serok Bawah'?
-
BBRI Anjlok ke Titik Terendah, Investor Lokal Jadi 'Penyelamat' saat Saham Diobral Asing
-
Update Harga Minyak Dunia Usai Menhan AS 'Bantah' Omongan Donald Trump
-
Idul Adha 1447 H, Pegadaian Distribusikan 913 Hewan Kurban untuk Masyarakat di Seluruh Indonesia
-
Bisakah Membatalkan Transaksi PayLater Kredivo yang Sudah Telanjur?
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
-
Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%
-
Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran