Suara.com - Pemerintah berencana akan mengimpor daging kerbau dari India dalam waktu dekat. Hal tersebut dilakukan untuk menurunkan harga daging sapi yang melonjak.
Menanggapi hal tersebut, Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia mengaku mendukung kebijakan tersebut.
"Ini nggak masalah kok. Toh banyak juga masyarakat kita yang mengkonsumsi daging kerbau. Ini salah satu upaya pemerintah menurunkan harga daging sapi," kata Ketua Asprindo, Tumtum Rahanta, di Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Kamis (14/7/2016).
Ia pun mengaku, meski mendukung tapi pihaknya meminta kepada pemerintah untuk memastikan bahwa daging kerbau yang diimpor tersebut halal untuk dikonsumsi masyarakat.
"Yang peting ini dagingnya halal nggak masalah," tegasnya.
Bahkan pihaknya siap membantu pemerintah untuk merealisasikan hal tersebut. " Kalau memang pemerintah butuh bantuan kami, Kami siap membantu," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya
-
Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa
-
Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya
-
OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance
-
Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni
-
Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK
-
IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis
-
Anggaran EO BGN Tembus Rp113 Miliar: Publik Minta Transparansi, BGN Klarifikasi
-
Jejak di Balik PT Yasa Artha Trimanunggal, Dipercaya Garap Proyek Triliunan BGN
-
Purbaya Buka Opsi Tukar Guling PNM dan Geo Dipa Demi Bantu Kredit UMKM