Bank Mandiri terus menggencarkan sosialisasi kebijakan amnesti pajak di seluruh Indonesia sebagai upaya mendukung kebijakan pemerintah untuk menarik dana-dana repatriasi yang nilainya sangat besar.
Menurut Senior Vice President International Banking and Financial Institutions Bank Mandiri Ferry M Robbani, pelaksanaan sosialisasi dilakukan baik secara bersama-sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), maupun secara langsung kepada nasabah Bank Mandiri, terutama yang berada di Jakarta dan kota-kota besar lain di Indonesia serta di luar negeri.
“Hingga saat ini, Sosialisasi telah kami laksanakan bersama kantor wilayah Ditjen pajak di Surabaya, Medan, Jakarta, Bandung, Semarang, Banjarmasin, Malang, Palembang, Lampung , Denpasar, Solo, Yogyakarta, Jambi, Pangkalpinang, Dumai, Pontianak, Samarinda, Padang dan beberapa kota besar lainnya,” jelas Ferry di Jakarta, Kamis (1/9/2016).
Sedangkan sosialisasi amnesti pajak di luar negeri, telah dilakukan kepada WNI yang berada di Singapura dan Hongkong. Adapun sosialisasi kepada WNI di London akan dilakukan dalam waktu dekat.
“Dalam sosialisasi ini, kami menyiapkan klinik-klinik pajak yang dapat memiliki informasi yang komprehensif tentang berbagai ketentuan dan persyaratan terkait amnesti pajak kepada nasabah utama dan korporasi. Untuk itu, kami juga melakukan komunikasi intensif dengan Ditjen Pajak,” jelasnya.
Di samping ketentuan terkait amnesti pajak, ungkap Ferry, klinik-klinik tersebut juga memberikan konsultasi keuangan mengenai produk-produk investasi yang bisa dipilih wajib pajak yang ingin merepatriasi dana ke Indonesia, seperti produk treasury, asset management, pasar modal, capital/venture funds hingga produk asuransi.
Hingga 30 Agustus 2016, dana amnesti pajak yang dibukukan di Bank Mandiri tercatat sebanyak Rp653 miliar, terdiri atas dana tebusan sebesar Rp430,4 miliar dari 5.123 transaksi dan dana repatriasi Rp222,6 miliar dari 69 transaksi.
“Kami akan bekerja keras dalam mendukung ide ini. Dan melihat antusiasme dan perkembangan ekonomi, kami berharap mampu menghimpun dana sekitar Rp8-9 triliun hingga akhir tahun,” tutur Ferry.
Berita Terkait
-
Rupiah Terus Lemas, Kurs Dolar AS di Jual Rp17.000 di Mandiri, BNI, BRI, dan BCA
-
Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik melalui Program Mudik Bersama Gratis
-
Melayani Sepenuh Hati, Bank Mandiri Salurkan Program Sosial Bagi Lebih dari 114.000 Penerima Manfaat
-
Bank Mandiri Pastikan Livin Siaga 24 Jam Jelang Lebaran 2026, Transaksi Nasabah Dijamin Lancar
-
Satu Tahun Danantara Indonesia, Presiden Minta Perkuat Fondasi untuk Masa Depan Generasi Indonesia
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
Terkini
-
Rupiah Makin Keok saat Harga Minyak Meroket, Pengamat Ungkap Kabar Buruk
-
Daftar Harga Pangan yang Naik Pasca lebaran, Bawang Melonjak Tajam!
-
BRI Dorong UMKM Desa Hendrosari Lewat Program Desa BRILiaN dan Wisata Lontar Sewu
-
Emas Dunia Berpotensi Tertekan, Pengamat: Penurunan Harga Hanya Sementara
-
BI Perkuat Stabilitas Rupiah Lewat Instrumen SVBI dan SUVBI
-
IHSG Melemah di Awal Pekan Saat Perang AS-Iran Memanas, Cek Saham-saham Rekomendasi
-
IHSG Makin Terpuruk Pagi Ini, Kembali Bergerak ke level 6.900
-
BRI Multiguna Karya, Solusi Renovasi Rumah Nyaman Setelah Lebaran
-
Antam Tersedia di Pegadaian, Cek Harga Emas Antam, UBS dan Galeri 24 Hari Ini
-
Lo Kheng Hong Punya Saham BUMI? Intip Portofolio Terkini 'Warren Buffet' Indonesia