Pengusaha sukses sekaligus motivator Tung Desem Waringin mengatakan bahwa ada 6 tingkatan kondisi ekonomi yang terjadi pada setiap orang. Enam tingkatan tersebut diciptakan oleh Anthonny Robbin, motivator ternama dunia yang menjadi guru dari Tung Desem Waringin.
Dalam karyanya yang berjudul Financial Revolution, enam tingkatan kondisi keuangan tersebut terdiri dari :
Pertama, Financial Protection. Ini adalah kondisi dimana keuangan kita mampu mengcover pengeluaran bulanan minimal 2 sampai 24 bulan (2 tahun, red).
Kedua, Financial Security. Ini adalah kondisi keuangan kita yang mencapai investasi cukup banyak. Hasilnya cukup untuk memenuhi kebutuhan seperti angsuran rumah, biaya makan, listrik atau gas atau air, transportasi, asuransi dan pajak. Hasil investasi kita mampu memenuhi kebutuhan yang telah disebutkan tadi tanpa harus bekerja kembali. "Kecuali anda memilih untuk bekerja," kata Tung.
Ketiga Financial Vitality, adalah kondisi keuangan dimana kita memperoleh hasil cukup banyak dari investasi kita yang risikonya relatif aman. Hasilnya mampu untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak, kebutuhan entertainment, dan membeli baju baru atau barang mewah yang masuk akal.
Keempat, Financial Independent, adalah kondisi dimana kita berhasil memperoleh hasil yang bagus dari investasi kita yang selama ini sudah banyak. Bahkan hasil dari investasi kita sudah mampu memenuhi kebutuhan kita tanpa harus bekerja lagi seumur hidup. "Dengan kata lain, anda bebas untuk tidak bekerja," ujar Tung.
Kelima, Financial Freedom. Kondisi ini adalah keuangan yang mencapai hasil banyak dari beragam jenis investasi yang banyak. Hasilnya mampu memenuhi kebutuhan hidup dengan gaya yang kita inginkan.
Keenam, Financial Absolute. Suatu kondisi keuangan kita yang memiliki jumlah investasi yang cukup banyak. Hasilnya kita yakini bisa kita lakukan untuk tujuan apapun, apa yang kita inginkan, kemanapun kita inginkan. "Termasuk dengan siapapun yang kita inginkan," tutup Tung.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026
-
Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS
-
KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana
-
Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen
-
Mengapa Minyakita Selalu Langka? Ekonom Ungkap Masalahnya
-
Tempo Scan (TSPC) Respon Penangkapan Richard Muljadi Terkait Kasus Penipuan
-
Klarifikasi Purbaya soal Patriot Bond Bikin Investor Kebal Pajak-Hukum hingga Pencucian Uang
-
Hutama Karya Catat Kinerja Positif dalam Pengelolaan 14 Ruas Tol di Wilayah Indonesia
-
Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri
-
Siapa Richard Muljadi? Cucu Konglomerat Terjerat Penipuan Batu Bara