Suara.com - Setiap orang pasti memiliki tujuan dalam hidup, termasuk ketika bekerja atau berbisnis. Dan ternyata, ada beberapa hal pembeda antara tuntutan bekerja orang kaya dan miskin, yang tentu mempengaruhi keadaan keuangan mereka.
Menurut Tung Desem Waringin, motivator finasial yang juga seorang pengusaha, orang miskin hanya percaya tujuan mereka bekerja atau bisnis adalah untuk mendapatkan uang agar bisa membiayai seluruh gaya hidupnya saat ini.
Sementara orang kaya, lanjut dia, percaya mereka bekerja memgumpulkan uang untuk diinvestasikan agar menciptakan 'pasif income'. Dan inilah yang akan membayar gaya hidup mereka, sehingga mereka bebas secara keuangan.
"Ketika orang miskin penghasilannya meningkat, maka gaya hidupnya juga meningkat. Sementara orang kaya saat penghasilannya meningkat, maka investasinyalah yang meningkat. Akhirnya, ketika 'pasif income'nya meningkat, baru gaya hidupnya lah yang meningkat," ucapnya.
Kesalahan paling parah yang dilakukan orang miskin, Tung mengungkapkan, saat mendapatkan uang, belum menghasilkan uang berikutnya, sudah dipotong dan dimakan.
"Banyak orang beralasan, penghasilannya sedikit, tunggu sampai penghasilan saya besar dulu, baru saya bisa menabung. Inilah kesalahannya," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Siapkan Alat Berat, Kementerian PU Bantu Tangani Jalan Provinsi di Gayo Lues
-
Kementerian PU Uji Coba Pengaliran Air di Daerah Irigasi Jambo Aye
-
Holding Mitra Mikro Perluas Inklusi Keuangan Lewat 430 Ribu Agen BRILink Mekaar
-
IHSG dan Rupiah Rontok Gara-gara Moody's, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Purbaya Rotasi Pegawai Pajak usai OTT KPK, Kali Ketiga dalam Sebulan
-
Mendag Ungkap Harga CPO Hingga Batu Bara Anjlok di 2025
-
Meski Transaksi Digital Masif, BCA Tetap Gas Tambah Kantor Cabang
-
Belanja di Korsel Masih Bisa Bayar Pakai QRIS Hingga April 2026
-
Transaksi Digital Melesat, BCA Perketat Sistem Anti-Penipuan
-
BRI Perkuat CSR Lewat Aksi Bersih-Bersih Pantai Dukung Gerakan Indonesia ASRI