Suara.com - Tung Desem Waringin, pengusaha sukses sekaligus motivator finansial melihat, orang-orang kaya selalu mendapatkan penghasilan yang besar karena mereka selalu fokus pada hal-hal besar pula.
Menurutnya, sekali bekerja, orang kaya harus memiliki untung yang sangat besar, seperti mengerjakan proyek-proyek besar, membangun jalan, membangun lapangan udara, rumah sakit, pesawat terbang dan lainnya.
"Orang kaya juga lebih memiliki beberapa kali kerja, tapi sudah mendapatkan untung yang besar, seperti menjadi developer rumah mewah atau importir mobil mewah," ungkap dia.
Ketika berbisnis, Tung melanjutkan, orang kaya juga akan mengerjakan atau menjual sesuatu dengan untung kecil, tetapi kepada banyak orang dan berkali-kali, seperti membangun perusahaan yang menghasilkan produk atau jasa yang dikonsumsi oleh banyak orang, mulai dari pabrik rokok, pabrik mie, pabrik baja atau pompa bensin.
Setiap orang yang ingin menjadi kaya, katanya, juga harus dapat mendongkrak nilai tambah dalam seketika, sehingga kita bisa menyediakan bagi banyak orang yang membutuhkannya.
"Misalnya, menjual sesuatu kepada seseorang dengan untuk Rp10 miliar atau menjual kepada 1000 orang dengan untuk Rp1 juta sebanyak 10 kali," tutup dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
IPO RANS, Perusahaan Akui Risiko Besar di Balik Ketergantungan pada Raffi Ahmad-Nagita Slavina
-
Haris Rusly Moti: Ada Kaum Oligarki Serakahnomic di Balik Narasi 1998 Redux
-
Profil Rans Entertaimen Indonesia, Perusahaan Raffi Ahmad yang Mau IPO
-
Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
-
RANS Mau IPO, Raffi Ahmad dan Gigi Bidik Dana Segar Rp429,25 Miliar
-
PLN Kekurangan Batu Bara 20 Juta Ton, Bahlil Turun Tangan Bentuk Tim Pengawas Khusus
-
Harga Cabai Mulai Mendingin, Kenaikan Beras dan Minyak Goreng Masih Membebani Konsumen
-
Rupiah Tertekan, Dolar AS Terus Naik ke Level Rp17.855
-
Cuan untuk Investor, Buyback Emas Antam Naik Lebih Tinggi dari Harga Jual
-
Tak Hanya Belanja, Pengunjung PRJ Kini Berburu Investasi Emas