Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan obligasi berkelanjutan II PT Waskita Karya (Persero) Tbk tahap II tahun 2016 dengan nilai nominal sebesar Rp900 miliar.
"Obligasi berkelanjutan II Waskita Karya tahap II tahun 2016 itu berjangka waktu 5 tahun," kata Kepala Penilaian Perusahaan 3 BEI, Goklas Tambunan dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (28/9/2016).
Ia mengemukakan bahwa hasil pemeringkatan untuk obligasi itu adalah idA- (single A minus) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Sementara itu, bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Mega Tbk.
Dengan pencatatan obligasi yang diterbitkan oleh Waskita Karya (Persero) Tbk itu, dipaparkan, maka total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2016 ini mencapai 52 emisi dari 38 emiten senilai Rp73,70 triliun.
Dengan pencatatan itu, kata dia, maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 299 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp286,41 triliun dan 50 juta dolar AS, diterbitkan oleh 103 emiten.
Sementara itu, Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 93 seri dengan nilai nominal Rp1.735,40 triliun dan 1.735,39 juta dolar AS. Dan enam Efek Beragun Aset (EBA) senilai Rp2,22 triliun. (Antara)
Berita Terkait
-
Obligasi SMF dan Federal Internasional Finance Tercatat di BEI
-
Paramita Bangun Persada dan Aneka Gas Industri Resmi IPO Hari Ini
-
Besok, Aneka Gas Industri dan Paramita Bangun Persada akan IPO
-
Saham Indo Komoditi Korpora Kembali Tercatat di BEI
-
BEI akan Perpanjang Insentif Crossing Bagi Peserta Tax Amnesty
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah
-
Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah
-
Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan
-
Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya
-
Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele
-
Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029
-
Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK
-
Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei
-
OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun
-
Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026