Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan akhir pekan (7/10) turun 32,20 poin (-0,60 persen) ke level 5.377,15. Sementara Indeks LQ45 turun 8,93 poin (-0,96%) ke level 924,82. Pelemahan indeks disebabkan oleh aksi jual investor asing terhadap saham-saham unggulan seiring investor menunggu hasil tenaga kerja A.S yang dirilis di akhir pekan.
Penjelasan tersebut tertuang dalam keterangan resmi Analys Recapital Securities, Adi Kiswoyo Joe, Senin (10/10/2016).
Frekuensi transaksi pada perdagangan sebanyak 266.812 kali dengan volume 8,46 miliar lembar saham senilai Rp 6,023 triliun. Sebanyak 145 saham naik, 141 turun, dan 253 saham stagnan. Investor asing tercatat melakukan penjualan bersih (Foreign Net sell) senilai Rp 760,3 milliar. "Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada posisi Rp 12.989 per dollar AS dibandingkan perdagangan kemarin di Rp 12.987 per dolar AS," kata Adi.
Bursa Wall Street pada perdagangan akhir pekan (07/10) ditutup turun disebabkan oleh penurunan harga minyak dunia serta rilis hasil data tenaga kerja Amerika yang dibawah ekspektasi pasar. Dow Jones turun 28,01 poin (-0,15 persen) ditutup di level 18.240,49. S&P turun 7,03 poin (-0,33 persen) ditutup di level 2.153,74. Nasdaq turun 14,45 (-0,27 persen) ditutup di level 5.292,40.
"Secara teknikal, IHSG diperkirakan hari ini akan bergerak menguat dikisaran 5.330 (support) dan 5.410 (resistance)," tutup Adi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan