Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jumat (7/10/2016) ditutup turun sebesar 32 poin atau 0,60 persen ke level 5.377 setelah bergerak di antara 5.363-5.409. Sebanyak 140 saham naik, 98 saham turun, 135 saham tidak bergerak. Investor bertransaksi Rp 6.022 triliun. Di pasar reguler, investor asing membukukan transaksi jual bersih (net sell) Rp422 miliar.
Penjelasan tersebut tertuang dalam keterangan resmi Direktur PT Investa Saran Mandiri, Hans Kwee, Senin (10/10/2016).
Pasar Amerika Serikat (AS) melemah setelah data nonfarm payrolls AS meleset dibawah estimasi. Menjelang rilis data tenaga kerja, sentimen market sudah negatif akibat kekacauan swing harga Poundsterling. Poundsterling menunjukkan volatilitas tinggi sepanjang bursa Eropa. Para pelaku pasar menyebutkan penurunan tajam Sterling terakselerasi oleh program transaksi otomatis di saat likuiditas sedang rendah, ketika harga Sterling menyentuh level psikologis memicu sell order secara otomatis.
"Dow jones ditutup negatif 0,15 persen di level 18,240, Nasdaq turun 0,19 ke level 4,864 dan S&P melemah 0,33 persen ke level 2,153," kata Hans.
Pasar Eropa ditutup bervariasi dalam mode defensive bergerak dalam range trad-ing yang sempit memasuki akhir pekan seiring kecemasan yang meningkat terkait resiko efek dari hard Brexit, yang memicu crash nilai tukar Poundsterling secara tiba-tiba (flash crash), sehingga membayangi news lain nonfarm payrolls AS.
"Indeks DAX melemah 0,74 persen, CAC melemah 0,67 persen ke level 4,449 sedangkan Indeks FTSE menguat 0.63 persen ke level 7,044," ujar Hans.
Cadangan devisa Indonesia naik tipis. Walau program amnesti pajak periode pertama berhasil menarik dana repatriasi sebesar Rp139,8 triliun, namun selama tiga bulan tersebut kenaikan cadangan devisa hanya sebesar 5,9 miliar Dolar Amerika Serikat (AS). Data Bank Indonesia (BI) menunjukkan di akhir Juni 2016 nilai cadangan devisa sebesar 109,78 miliar Dolar AS, naik menjadi 111,4 miliar Dolar AS di akhir Juli 2016. Sementara Agustus 2016 naik menjadi 113,5 miliar Dolar. Hingga akhir September 2016, cadangan devisa 115,7 miliar Dolar AS.
Masuknya arus modal lebih banyak disebabkan karena sen-timen pelaku pasar. Sedangkan realisasi komitmen repatriasi dari amnesti pajak mungkin akan mengalir deras di akhir tahun. Sebab sesuai Undang-Undang (UU) Pengampunan Pajak, realisasi repatriasi paling lambat 31 Desember 2016. Capital inflow dari amnesti pajak masih tunggu realisasinya. Dari awal tahun sampai kemarin atau year to date, aliran modal dari luar yang masuk ke Indonesia telah menembus Rp165 triliun. Ini meningkat dibandingkan sepanjang tahun 2015 di kisaran Rp55 triliun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Trump Hentikan Sementara Pengawalan di Selat Hormuz, Harga Minyak Melemah
-
Hati-hati! Pinjol Ilegal Masih Marak, Incar Puluhan Ribu Korban
-
Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara
-
Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah
-
Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global
-
Purbaya Minta Investor Segera Serok Saham RI, Jamin Bakal Untung Banyak
-
IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000
-
OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta
-
BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah
-
BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital