Bisnis / Keuangan
Senin, 10 Oktober 2016 | 13:49 WIB
Bursa saham NYSE di New York, Amerika Serikat. [Antara/Reuters]

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jumat (7/10/2016) ditutup turun sebesar 32 poin atau 0,60 persen ke level 5.377 setelah bergerak di antara 5.363-5.409. Sebanyak 140 saham naik, 98 saham turun, 135 saham tidak bergerak. Investor bertransaksi Rp 6.022 triliun. Di pasar reguler, investor asing membukukan transaksi jual bersih (net sell) Rp422 miliar.

Penjelasan tersebut tertuang dalam keterangan resmi Direktur PT Investa Saran Mandiri, Hans Kwee, Senin (10/10/2016).

Pasar Amerika Serikat (AS) melemah setelah data nonfarm payrolls AS meleset dibawah estimasi. Menjelang rilis data tenaga kerja, sentimen market sudah negatif akibat kekacauan swing harga Poundsterling. Poundsterling menunjukkan volatilitas tinggi sepanjang bursa Eropa. Para pelaku pasar menyebutkan penurunan tajam Sterling terakselerasi oleh program transaksi otomatis di saat likuiditas sedang rendah, ketika harga Sterling menyentuh level psikologis memicu sell order secara otomatis.

"Dow jones ditutup negatif 0,15 persen di level 18,240, Nasdaq turun 0,19 ke level 4,864 dan S&P melemah 0,33 persen ke level 2,153," kata Hans.

Pasar Eropa ditutup bervariasi dalam mode defensive bergerak dalam range trad-ing yang sempit memasuki akhir pekan seiring kecemasan yang meningkat terkait resiko efek dari hard Brexit, yang memicu crash nilai tukar Poundsterling secara tiba-tiba (flash crash), sehingga membayangi news lain nonfarm payrolls AS.

"Indeks DAX melemah 0,74 persen, CAC melemah 0,67 persen  ke level 4,449 sedangkan Indeks FTSE menguat 0.63 persen ke level 7,044," ujar Hans.

Cadangan devisa Indonesia naik tipis. Walau program amnesti pajak periode pertama berhasil menarik dana repatriasi sebesar Rp139,8 triliun, namun selama tiga bulan tersebut kenaikan cadangan devisa hanya sebesar 5,9 miliar Dolar Amerika Serikat (AS). Data Bank Indonesia (BI) menunjukkan di akhir Juni 2016 nilai cadangan devisa sebesar 109,78 miliar Dolar AS, naik menjadi 111,4 miliar Dolar AS di akhir Juli 2016. Sementara Agustus 2016 naik menjadi 113,5 miliar Dolar. Hingga akhir September 2016, cadangan devisa 115,7 miliar Dolar AS.

Masuknya arus modal lebih banyak disebabkan karena sen-timen pelaku pasar. Sedangkan realisasi komitmen repatriasi dari amnesti pajak mungkin akan mengalir deras di akhir tahun. Sebab sesuai Undang-Undang (UU) Pengampunan Pajak, realisasi repatriasi paling lambat 31 Desember 2016. Capital inflow dari amnesti pajak masih tunggu realisasinya. Dari awal tahun sampai kemarin atau year to date, aliran modal dari luar yang masuk ke Indonesia telah menembus Rp165 triliun. Ini meningkat dibandingkan sepanjang tahun 2015 di kisaran Rp55 triliun.

Load More