Calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, Jakarta masih menjadi pasar digital dan belum menjadi epicentrum digital. Untuk itu, Sandiaga mengimbau kepada pengusaha muda HIPMI agar mampu mencipatakan teknologi digital untuk mendorong perkembangan bisnis e-commerce di Indonesia khususnya di Ibu Kota.
“Jakarta masih menjadi pasar digital. Belum menjadi epicentrum digital. A lot of noise about e-commerce, tapi dari segi dampak belum banyak kelihatan. Untuk itu, saya mengimbau kepada teman-teman HIPMI untuk mencipatakan inovasi-inovasi baru untuk mendorong perkembangan bisnis e-commerce ini,” ujar Sandiaga yang menjadi pembicara dalam Forum Dialog HIPMI (FDH), di Menara Bidakara 2, Jakarta, (10/11/2016).
Bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional yang jatuh pada hari ini, (10/11), Sandiaga berharap agar HIPMI bisa mencetak “pahlawan digital” yang mampu menghadirkan solusi bagi warga Jakarta khususnya yang masih awam soal teknologi. Dalam hal ini, Sandiaga menyebut Anthony Leong, sebagai Pakar Digital Marketing Indonesia yang mampu menciptakan terobosan baru dalam dunia digital.
“Selama 10 bulan saya berkeliling mengunjungi warga Jakarta, masih banyak saudara-saudara kita yang belum merasakan ‘manisnya’ teknologi digital. Dari 60 persen masyarakat menengah, sebesar 10-15 persen masih hidup dibawah garis kemiskinan. Mereka bahkan belum mampu menggunakan teknologi digital. Untuk itu, HIPMI harus melahirkan the next hero pahlawan digital untuk menciptakan inovasi-inovasi baru sebagai solusi atas problematika warga Jakarta selama ini. Dalam hal ini saya mempercayakan kepada Anthony Leong ke depannya untuk membuat terobosan baru dalam bidang teknologi yang manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat,” ujar Sandiaga.
Sandiaga menambahkan, sebenarnya sudah ada beberapa aplikasi digital yang dicipatakan oleh pengusaha startup dalam negeri untuk membantu masyarakat khususnya pedagang kecil dalam mendistribusikan produk dagangan mereka, hanya saja aplikasi ini belum bisa dirasakan sepenuhnya oleh pelaku usaha dan konsumen.
Mantan Ketua Umum HIPMI ini berharap kehadiran perusahaan-perusahaan financial teknologi atau fintech bisa memberikan solusi bagi UMKM dengan memberikan harga bahan-bahan pokok yang lebih murah dan juga menciptakan lahan pekerjaan baru yang mampu menyerap banyak tenaga kerja.
“Digital harus mampu menciptakan lapangan kerja, jika ada maslaah regulasi kita bisa dorong bersama untuk meminta solusi dari pemerintah,” simpulnya.
Di tempat yang sama, pengusaha muda Anthony Leong menyatakan bahwa ke depannya harus ada sinergi antara pemerintah dengan pengusaha.
"Sinergi dan kolaborasi ke depannya penting untuk membangun sebuah kota. Kita harapkan yang terbaik karena pengusaha juga harus ada iklim investasi yang baik, iklim usaha yang memang menunjang," tutup Anthony Fungsionaris HIPMI itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran
-
Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk
-
Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas
-
Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional
-
Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!
-
Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci
-
Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan
-
Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat
-
Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun
-
Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026