Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan menyatakan bahwa hingga saat ini kepatuhan masyarakat di Indonesia terhadap pajak masih sangat rendah.
Hal ini terlihat dari jumlah Wajib Pajak (WP) yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) yang hanya 25 juta dari 250 juta penduduk.
"Lebih parahnya lagi, dari 25 juta yang terdaftar, 20 juta tercatat tidak melapor. Padahal, idealnya Indonesia memiliki jumlah WP yang terdaftar dalam NPWP sebesar 60 juta dan melapor secara keseluruhan," kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat (P2 Humas) Ditjen Pajak, Hestu Yoga dalam seminar nasional di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (15/11/2016).
Hestu mengatakan, para wajib pajak haruslah mematuhi aturan perpajakan. Itu semata-mata untuk meningkatkan ekonomi Indonesia. Untuk itu, Hestu menyatakan bagi seluruh pihak yang belum membayar wajib pajaknya agar mengikuti program tax amnesty.
"Tujuannya adalah singkat, kita lihat ekonomi kita mulai bagus dalam berapa tahun terakhir. Dari pada kita kucing-kucingan lebih baik kita selesaikan (bayar pajak)," katanya.
Oleh sebab itu, Hestu mengaku pihaknya akan terus melakukan sosialisasi di masyarakat agar ketaat membayar pajak masyarakat di Indonesia bisa lebih baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi
-
Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan
-
Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah
-
Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO
-
Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?
-
QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat
-
India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan
-
Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?
-
Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada
-
Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%