Direktorat Jenderal Pajak hari ini, Senin (7/11/2016) menyelenggarakan Rapat Pimpinan Nasional Ke-10 bertempat di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta yang dihadiri oleh Menteri Keuangan dan jajaran pimpinan Ditjen Pajak dari seluruh Indonesia. Rapimnas kali ini juga dihadiri tamu istimewa yaitu Panglima Tentara Nasional Indonesia yang memberikan pengarahan terkait Pajak dan Wawasan Kebangsaan.
Dalam pengarahannya, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, menekankan pentingnya peranan pajak dalam pemerataan pembangunan demi mewujudkan keadilan sosial yang merupakan komponen vital bagi ketahanan bangsa. "Untuk itu Panglima TNI mengingatkan seluruh pegawai Ditjen Pajak untuk setia berjuang demi mengumpulkan penerimaan pajak yang optimal bagi Indonesia yang lebih kuat dan maju," kata Gatot dalam keterangan resmi, Senin (7/11/2016).
Setelah menerima pengarahan Panglima TNI, Rapimnas dilanjutkan dengan pengarahan Menteri Keuangan terkait upaya pengamanan penerimaan pajak tahun 2016 yang saat ini tinggal menyisakan waktu kurang dari dua bulan. Rapimnas hari ini juga membahas arah reformasi perpajakan yang telah dimulai dengan program Amnesti Pajak dan akan dilanjutkan dengan revisi paket Undang-Undang di bidang perpajakan.
Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta agar seluruh jajaran Ditjen Pajak tetap setia menjalankan amanat mengumpulkan penerimaan termasuk melalui program Amnesti Pajak. Menteri Keuangan juga mengingatkan agar jajaran Ditjen Pajak menjaga momentum Amnesti Pajak dalam waktu yang masih tersedia terutama sampai dengan akhir Desember ini untuk memperluas basis perpajakan dan mendukung penerimaan 2016.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi
-
Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla
-
Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti
-
Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang
-
Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko
-
Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia
-
Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam
-
RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea
-
Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina