Menteri Energi Rusia Alexander Novak pada Rabu (30/11/2016) menyambut kesepakatan pembekuan produksi minyak baru OPEC. Alexander mengatakan bahwa Rusia siap untuk bergabung dengan kesepakatan untuk menstabilkan pasar minyak global.
Rusia siap untuk secara bertahap mengurangi produksi minyaknya hingga 300.000 barel per hari mulai Januari 2017, menteri mengatakan, menambahkan bahwa Moskow berharap negara-negara non-OPEC juga akan bergabung dengan upaya pengurangan produksi.
Dia menegaskan bahwa Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan produsen non-OPEC diperkirakan akan bertemu pada awal Desember di ibu kota Qatar, Doha, untuk membahas nota tentang pembekuan produksi minyak.
Sebelumnya, pada Rabu dalam pertemuan di Wina, OPEC mencapai kesepakatan untuk memangkas produksi minyak kartel sebesar 1,2 juta barel per hari mulai 1 Januari 2017, dengan pagu produksi minyak di 32,5 juta barel per hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan