PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) memberikan bantuan berupa 13 unit mobil ambulance kepada Poliri Republik Indonesia (Polri) senilai Rp4,64 miliar. Ambulance tersebut akan digunakan di Mabes Polri, Brimob dan disebar ke berbagai Kepolisian Daerah (Polda) di daerah.
"PGN sebagai BUMN yang mengelola obyek vital nasional berupa jaringan gas bumi nasional, hari ini izinkan kami menunjukkan kepedulian dan partisipapsi kami dalam rangka melayani masyarakat berupa hibah 13 unit ambulance kepada Polri," kata Direktur Utama PGN, Hendi Prio Santoso, di acara penyerahan 13 unit ambulance di Halaman Parkir Mabes Polri, Jakarta, Selasa (6/11/2016).
Sebanyak 13 unit mobil ambulance ini digunakan di Mabes Polri, Brimob dan disebar ke berbagai daerah mulai Polda DKI Jakarta, Polda Jatim, Polda Jateng, Polda Jabar, Polda Banten, Polda Lampung, Polda Sumsel, Polda Sumut, Polda Riau, Polda Riau, Polda KEPRI, dan Polda Papua Barat.
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menambahkan, Polri mengucapkan terimakasih kepada PGN atas bantuan kendaraan ambulance yang tentunya akan memperkuat fungsi Polri khususnya Pusat Kedokteran Kesehatan (Pusdokkes).
"Tentu bantuan ini akan bermanfaat sekali baik bagi anggota-anggota Polri maupun masyarakat, karena akan meningkatkan pelayanan Polri ke masyarakat," kata Tito.
Tito menambahkan lagi, Polri juga semakin meningkatkan pelayanan ke masyarakat di bidang kesehatan, dengan memperkuat Rumah Sakit Polri.
"Tahun depan sebentar lagi akan ada 3 Rumah Sakit Polri, yakni di Papua Barat, Banten, dan Sulawesi Barat," tutup Tito.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Masih Didorong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Merangkak Naik ke Level 7.100 di Sesi I
-
Netzme Jadi Pelopor QRIS Antarnegara dengan China
-
Pertamina Perkuat Kolaborasi Global untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional
-
Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan
-
Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya
-
Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam
-
BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP
-
OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya
-
Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan
-
Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang