Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Gubernur Kalimantan Barat Cornelis MH meresmikan Pos Lintas Batas Negara Entikong di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Rabu (21/12/2016). Peresmian ditandai dengan penekanan tombol peresmian dan penandatangan prasasti oleh Presiden Jokowi.
"Inilah sebuah kebanggaan, harga diri dan martabat yang ingin kita bangun, bahwa kita negara besar, nyatanya kita bisa,"kata Presiden Jokowi.
Turut hadir dalam acara peresmian tersebut Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Anggota DPR Komisi V Nusyirwan Soejono, dan Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi.
Presiden Jokowi yang juga didampingi Ibu Negara Iriana Widodo, meminta setelah PLBN Entikong diresmikan diikuti dengan pengembangan kawasannya guna meningkatkan pergerakan ekonomi di perbatasan.
"Saya minta dibuat pasar yang besar, lokasinya sudah ditentukan, agar masyarakat bisa menikmati pergerakan ekonomi yang ada di perbatasan," ujar Jokowi.
Menurutnya infrastruktur di daerah pinggiran atau perbatasan harus terus dibangun dan diperbaiki karena merupakan wajah yang mewakili Indonesia bagi negara tetangga.
"Saya harapkan juga pelayanan keimigrasian dan bea cukai diperbaiki dengan sistem yang lebih baik lagi. Saya titip jangan ada pungutan liar. Karena ini menunjukkan persepsi negara lain mengenai kita," tambah Jokowi.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengungkapkan Kementerian PUPR akan melanjutkan pembangunan tahap kedua untuk zona pendukung PLBN Entikong terkait pengembangan pemukiman.
"Zona pendukung itu diantaranya untuk pembangunan pasar, pemenuhan kebutuhan air bersih dan sanitasi, kita akan mulai di 2017, anggarannya sekitar Rp. 420 miliar untuk pembangunan kawasan pendukungnya," ungkap Basuki.
Baca Juga: Pembangunan Sekolah Sementara di 13 Lokasi Aceh Dimulai
Ditemui terpisah, salah satu petugas imigrasi di PLBN Entikong bernama Agus mengaku bangga dengan perubahan fisik PLBN Entikong yang saat ini menjadi lebih megah.
"Dulu sebelumnya semua pemeriksaan dan kegiatan masih dilakukan manual sekarang sudah disediakan alat yang canggih sehingga lebih menjamin keamanan perbatasan," ujarnya.
Menurut Agus dalam satu hari PLBN Entikong rata-rata melayani sekitar 900 orang yang keluar masuk Kalimantan Barat - Malaysia.
"Menurut saya gedung yang sekarang sudah memadai untuk pelayanan keimigrasian dibanding sebelumnya," tutur Agus.
Sementara penduduk setempat, Atoy yang turut hadir menyaksikan peresmian menyampaikan harapannya bahwa fasilitas lainnya seperti tempat belanja, tempat hiburan dan penginapan juga berkembang di kawasan Entikong.
"Untuk saat ini hotel yang ada baru satu disini, sisanya kos-kosan penginapan warga," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok