Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan telah menugaskan Tim Tanggap Darurat untuk melihat kondisi di lokasi bencana banjir bandang di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat.
"Saya menugaskan tim kesana untuk melihat apa yang bisa Kementerian PUPR lakukan untuk rehabilitasi," ujar Basuki usai menghadiri acara di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (23/12/2016).
Disamping melakukan identifikasi kerusakan infrastruktur, Tim Tanggap Darurat Kementerian PUPR telah menyiapkan sejumlah peralatan layanan air bersih yang dibutuhkan oleh pengungsi.
Kepala Satker (Kasatker) Tanggap Darurat Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Abdul Hakam menyatakan pihaknya bersama tim ekspedisi akan mengirimkam armada dan barang dari gudang di Bekasi ke Bima.
Ia mengungkapkan sejumlah peralatan yang akan dikirim tersebut terdiri dari 2 unit Instalasi Pengolahan Air (IPA) Mobile, 2 unit Mobil Tangki Air (MTA) dan 10 unit Hidran Umum (HU).
Hakam menyatakan dari laporan terkini yang didapat di lapangan saat ini PDAM Kota Bima lumpuh total baik dari listrik hingga intake yang terbawa arus dan saluran distribusi hancur terbawa arus sehingga menyebabkan tidak ada produksi air bersih dari PDAM apalagi untuk distribusi.
Berita Terkait
-
104.378 Warga Kota Bima Mengungsi Akibat Banjir
-
Politisi Golkar Setuju Investasi Swasta Digenjot di Infrastruktur
-
Angkasa Pura II Beri Insentif Maskapai yang Pakai Extra Flight
-
Beban Lintasan Jembatan Cisomang Jalan Tol Purbaleunyi Dibatasi
-
Bangunan Kelas Sementara Ditargetkan Sudah Terpasang Akhir Pekan
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran
-
Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk
-
Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas
-
Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional
-
Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!
-
Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci
-
Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan
-
Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat
-
Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun
-
Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026