Ketua Umum Asosiasi Manajer Koperasi Indonesia (AMKI), Sularto, mengatakan bahwa kemandirian ekonomi Indonesia hanya akan terjadi dengan syarat utama mencintai dan mengonsumsi produk dalam negeri. "Saya menyampaikan dengan terang benderang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan Koperasi di Indonesia akan maju jika kita saling beli dan saling bantu jual," kata Sularto dalam keterangan tertulis, Kamis (29/12/2016).
Sularto menegaskan bahwa AMKI akan terus menggerakkan kerjasama dan integrasi UMKM dan Koperasi dalam 1 transaksi besar. Menurutnya, UMKM dan Koperasi harus punya 1 sistem pemasaran bersama.
"UKM dan Koperasi harus punya mekanisme pasar offline dan online. Beras hasil petani harus di konsumsi oleh kita sendiri. Beras dari petani harus kita bantu jual. Kita harus berbagi manfaat soal ini," ujar Sularto,
Untuk itu, AMKI mengajak kepada seluruh insan koperasi dan UKM di Indonesia untuk bersatu dan menyerukan :
1. Mari beli produk kita sendiri
2. Mari konsumsi produk kita sendiri
3. Mari bantu jual produk ukm kita
4. Mari bantu jual produk petani kita.
5. Stop impor produk UKM dan Koperasi
Baca Juga: AMKI Luncurkan Medsos Komunitas Koperasi Berbasis Android
"Saat ini kami tengah gencar membantu petani dari hulu sampe hilir. Dari hulu komunitas kami membantu membina petani dan menghasilkan produk hebat. Produk ini yang kami sebut Beras Caping Gunung. Kami mengajak kepada insan koperasi dan UKM di seluruh Indonesia dimulai dari Jabodetabek. Beli dan bantu jual beras Caping Gunung," jelas Sularto.
Sularto optimis, langkah ini akan memberikan manfaat yang bisa dirasakan mulai dari petani sampai dengan kita orang yang cinta produk petani dan bantu jual produk petani.
"Mari menjadi sehat dengan mengkonsumsi beras sehat produk petani yang telah diproduksi dengan kualitas tinggi. Buktikan bahwa kita mampu berdaulat pangan dan berdaulat ekonomi," pungkas Sularto.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz
-
Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura
-
Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim
-
Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik, Wakil Menteri ESDM Kunjungi Rest Area 379 A Batang-Semarang
-
Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM
-
Menteri LH: PT Agincourt Resources Boleh Kelola Tambang Emas Martabe Lagi
-
Purbaya: Harga BBM Subsidi Tak Akan Naik Harga
-
Layanan BRI Lebaran 2026: Cukup Scan QRIS, Bisa Kirim THR dalam Hitungan Detik via BRImo
-
BRI Siap Sedia Layani Nasabah Lebaran 2026: 627 Ribu E-Channel Aktif Layani Nasabah 24 Jam
-
[HOAKS] Presiden Prabowo Resmikan KUR BRI Tanpa Agunan