Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan di tahun 2017 ini Kementerian PUPR akan terus mendorong pemerataan pembangunan di Indonesia melalui pembangunan infrastruktur. Pembangunan infrastruktur akan dilakukan merata di seluruh Indonesia oleh Kementerian PUPR agar dampaknya bisa dirasakan secara langsung oleh masyakarat.
"Ya fokusnya di situ (pemerataan). Seperti yang disampaikan Pak Darmin (Menko Perekonomian) tadi, " kata Basuki dalam keterangan tertulis, Jumat (6/1/2017).
Fokus pemerataan pembangunan, tambahnya sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Rapat Paripurna Kabinet pada awal 2017 di Istana Bogor pada Rabu kemarin (4/1/2017).
Ia mengungkapkan rasio gini yang saat ini meningkat dari 0,41 menjadi 0,39 juga merupakan dampak dari pembangunan infrastruktur dalam dua tahun terakhir.
"Ada empat sektor yang akan terus berkontribusi dalam pembangunan ekonomi yakni sektor jasa, pertanian dan kehutanan, pertambangan dan infrastruktur, " ujarnya.
Menteri Basuki mengungkapkan selain membangun infrastruktur berupa jalan dan perumahan, Kementerian PUPR juga ditugaskan untuk mendukung sektor pertanian dalam mewujudkan ketahanan pangan.
Dukungan tersebut dinyatakan Basuki diwujudkan melalui peningkatan penyediaan kebutuhan air untuk lahan irigasi.
"Di Indonesia saat ini memiliki 230 bendungan yang menyuplai irigasi baru sekitar 11 persen dari 7,3 hektare lahan irigasi," ujar
Untuk meningkatkan potensi lahan irigasi tersebut ia menyatakan Kementerian PUPR telah menargetkan pembangunan 65 bendungan sehingga lahan yang teraliri irigasi dengan sumber air dari bendungan bisa naik hingga 20 persen.
Baca Juga: Menteri PUPR Berharap Kerjasama yang Lebih Intensif dengan REI
Menurutnya dengan tersedianya bendungan di lahan irigasi dapat meningkatkan kapasitas daya tanam di lahan tersebut, sehingga, indeks penanaman (IP) bisa 3 kali dalam setahun.
Basuki menuturkan untuk pembangunan serta rehabilitasi irigasi juga dilakukan pada tahun ini di area sawah yang masih tadah hujan. Rehabilitasi irigasi seluas 3 juta hektare ini akan dilakukan dalam kurun waktu lima tahun ke depan.
Tahun ini, dikatakan Basuki akan ada 3 bendungan yang selesai dibangun yakni Bendungan Raknamo di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Bendungan Teritip dan Bendungan Marangkayu di Provinsi Kalimantan Timur.
Tahun 2016 sendiri sebanyak 8 bendungan baru yang telah dimulai pembangunannya. Kedelapan bendungan tersebut yakni Bendungan Way Sekampung di Lampung, Bendungan Ciawi, Bendungan Leuwikeris, Bendungan Cipanas, dan Bendungan Sukamahi di Jawa Barat, Bendungan Kuwil Kawangkoan di Sulawesi Utara, Bendungan Ladongi di Sulawesi Tenggara serta Bendungan Napun Gete di Nusa Tenggara Timur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange
-
Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA
-
Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?
-
Airlangga: Prabowo Mau Kirim Tim ke Korea Selesaikan Proyek Jet Tempur KF-21
-
Anggota DPR Ingin Adanya Perubahan Polam Konsumsi Energi dari BBM ke EV
-
Emiten MPMX Cetak Laba Bersih Rp 462 M Sepanjang 2025
-
BPS Ungkap Penginapan Hotel Lesu di Februari 2026, Ini Penyebabnya
-
DJP Tebar Insentif, Denda Telat Lapor SPT Tahunan 2025 Dihapuskan Hingga 30 April
-
Perkuat Produksi Jagung Nasional, BULOG Dorong Panen dan Tanam Serentak di Blora
-
Pariwisata RI Kembali Bergairah Awal 2026, Didominasi Turis China