Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) pada Kamis (12/1/2017) menerima kunjungan Duta Besar Swedia Johanna Brismar Skoog, yang didampingi sejumlah pengusaha asal negeri setempat.
Syarkawi Rauf, Ketua KPPU mengatakan, pihaknya menyambut baik kedatangan tamu negara dan calon-calon investor tesebut. Perkembangan iklim persaingan usaha di Tanah Air sekaligus potensi investasinya menjadi fokus pertemuan tesebut. "Iklim persaingan usaha sehat merupakan faktor penting yang menjadi pertimbangan investor asal Swedia ini mengembangkan bisnisnya di Indonesia" jelas Syarkawi.
Dalam pertemuan ini, Syarkawi menjelaskan bahwa KPPU berdasarkan amanat Undang-undang No. 5 Tahun 1999 diberikan tugas untuk mengawal implementasi prinsip-prinsip persaingan usaha yang sehat baik melalui mekanisme penegakan hukum maupun mekanisme penyampaian saran dan pertimbangan kepada pemerintah, pengawasan merger ataupun pengawasan kemitraan.
Syarkawi mengharapkan agar para investor tidak perlu ragu mengenai iklim persaingan usaha di Indonesia. "Undang-undang No. 5 Tahun 1999 menjamin kesempatan berusaha yang sama dan mendorong terciptanya efisiensi yang berkeadilan" tegas Syarkawi.
Johanna pun mengapresiasi komitmen KPPU mendorong terciptanya iklim persaingan usaha yang sehat di Indonesia. "Konsistensi KPPU dalam menjalankan fungsinya sebagai otoritas persaingan usaha membawa kesan positif bagi para investor" ungkap Johanna.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!
-
Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float
-
PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum
-
Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun
-
MSCI Pertahankan Indonesia di EM, Mengapa IHSG Masih Ambruk?