Suara.com - Komandan Kodim 1707/ Merauke Letkol Inf Heri Krisdianto menginstruksikan anggotanya memanfaatkan lahan di halaman rumahnya masing-masing. Itu untuk budidaya tanaman cabai dan tomat setidaknya mampu untuk memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari.
"Panglima memerintahkan TNI melalui Kodam dan Korem untuk menyingkapi ketidak stabilan harga komoditas ini, merupakan satu langka kami menekan harga komiditas tersebut," kata Letkol Inf Heri Krisdianto di Merauke, Rabu (18/1/2017).
Mereka akan melakukan penanaman bibit cabai sehingga dalam waktu dekat sudah bisa dibagikan kepada anggota Kodim, baik yang tinggal di asrama atau di luar asrama.
"Untuk penanaman dalam media 'polybag', wajib menanam 10 bibit cabai. Ini perintah komando dari pimpinan," katanya.
Walau akan memberikan sanksi bagi anggota yang tidak mengikuti dan menjalankan perintah tersebut. Namun juga akan memberikan hadiah bagi anggota yang ikut membudidayakan tanaman cabai di sekitar rumahnya itu.
"Kami akan perlombakan. Ya ada sedikit bonuslah untuk yang berhasil," katanya.
Sebelumnya, harga cabai di Kabupaten Merauke, pada Desember 2016 mengalami kenaikan hingga Rp1.000 ribu per kilogram namun sudah turun menjadi Rp80 - 90 ribu per kilogram. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol