Real Estat Indonesia (REI) Riau optimistis mampu mencapai target membangun 10.000 rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) pada tahun 2017.
"Pembangunan sebanyak 10 ribu rumah MBR itu, kami optimitis tercapai, antara lain karena didukung kesepakatan dengan Kanwil BPN Riau dalam mempercepat penerbitan sertifikat hak milik, dan hak guna bangunan," kata Ketua DPD REI Amran Tambi, di Pekanbaru, Selasa (24/1/2017).
Menurut dia, peluang besar Riau untuk bisa membangun 10 ribu rumah MBR tersebut ditandai dengan anggaran sebesar Rp15 triliun dari pemerintah untuk pembangunan rumah layak huni bagi MBR di seluruh Indonesia.
Tentang besaran anggaran yang akan diperoleh Riau, katanya, belum ada angka pasti, tetapi diyakini akan memperoleh peluang yang sama dengan daerah lainnya untuk membangun rumah bagi MBR.
"Peluang membangun rumah MBR itu makin besar karena adanya keinginan Pemerintah Riau untuk mempercepat penyelesaian RTRW daerah itu," katanya.
Sementara itu, realisasi penjualan rumah MBR sepanjang tahun 2016 tercapai 100 persen atau sudah terjual sebanyak 8.000 unit rumah.
Artinya, katanya, ekonomi Riau masih stabil. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan sejumlah strategi untuk meningkatkan minat masyarakat pada sektor properti tersebut. (Antara)
Baca Juga: Tahun Ini, REI akan Bangun 1500 Rumah di Yogyakarta
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI
-
Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik
-
Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH
-
Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan
-
Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe
-
Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen
-
Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak
-
Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen
-
Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak
-
Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI