Kreator komik Minang, Sumatera Barat, memperkenalkan budaya dan tradisi lokal melalui media komik kepada masyarakat di seluruh Indonesia.
Salah seorang kreator komik, Fanky Landerson, di Padang, Sumatera Barat, Sabtu (28/1/2017), mengatakan para kreator komik yang ada di Sumbar mencoba memperkenalkan Minangkabau dengan cara yang unik.
"Selama ini Minang dikenal melalui makanannya, tapi kami mencoba memperkenalkan Minang melalui cara lain, yaitu melalui komik," katanya.
Ia mengatakan komik-komik Minang yang ada saat ini ada yang menggunakan bahasa Minang dan juga ada yang berbahasa Indonesia.
"Selain bisa dinikmati oleh masyarakat Sumbar, komik Minang juga bisa dinikmati oleh masyarakat luar Sumbar," kata dia.
Selain itu, Fanky mendorong seluruh kreator agar semangat untuk berkarya karena mulai 2016 peminat komik Minang mulai meningkat.
"Sekalipun apresiasi masyarakat masih kurang dari daerah lain di Indonesia akan tetapi untuk 2016 sudah mengalami peningkatan, jadi para kreator harus tetap semangat berkarya," katanya.
Kreator komik asal Sumatera Barat, Iggoy El Fitra, mengatakan dengan adanya kartun maupun komik strip berbahasa Minang bisa membuat generasi muda bangga berbahasa Minang.
Baca Juga: Batik Desa Gilangharjo Yogya Merambah ke Luar Jawa
Ia mengharapkan dengan adanya komik Minang ke depannya bisa melestarikan bahasa Minang dan membuat budaya Minang lebih dikenal masyarakat luas.
"Salah satu tujuan kita adalah agar generasi muda bangga berbahasa Minang dan di Instagram kita juga menggunakan hashtag #Minanganselah agar lebih memasyarakatkan bahasa Minang," katanya.(Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif
-
Defisit APBN 2025 Hampir 3 Persen, Purbaya Singgung Danantara hingga Penurunan Pajak
-
Target IHSG Tembus 10.000, OJK: Bukan Tak Mungkin untuk Dicapai