Suara.com - Kurs dolar AS berakhir lebih tinggi terhadap sebagian besar mata uang utama pada Senin atau Selasa (28/2/2017) pagi WIB, didukung pernyataan-pernyataan "hawkish" pejabat Federal Reserve serta data ekonomi positif.
Presiden Fed Dallas Robert Kaplan mengatakan bahwa kenaikan suku bunga akan datang "lebih cepat daripada yang diperkirakan," mengikuti peningkatan inflasi.
Di sisi ekonomi, pesanan baru AS untuk barang-barang manufaktur tahan lama pada Januari meningkat 4,0 miliar dolar AS atau 1,8 persen menjadi 230,4 miliar dolar AS, sejalan dengan konsensus pasar, demikian pernyataan Departemen Perdagangan.
Analis mengatakan bahwa kata-kata para pembuat kebijakan Fed dan data manufaktur yang positif memicu spekulasi pasar untuk kenaikan suku bunga secepatnya pada Maret, yang mendukung greenback pada Senin.
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,03 persen menjadi 101,120 pada akhir perdagangan.
Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,0582 dolar AS dari 1,0563 dolar AS di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2434 dolar AS dari 1,2456 dolar AS di sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7671 dolar AS dari 0,7676 dolar AS.
Dolar AS dibeli 112,83 yen Jepang, lebih tinggi dari 112,13 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik ke 1,0098 franc Swiss dari 1,0072 franc Swiss, dan naik tipis menjadi 1,3158 dolar Kanada dari 1,3093 dolar Kanada. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang
-
Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek
-
Era Bakar Uang Berakhir! Kini Fintech RI Masuk Fase Jaga Kandang dan Akuntabilitas
-
Rupiah Ambyar, Pengamat: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Juru Selamat
-
Trump Hentikan Sementara Pengawalan di Selat Hormuz, Harga Minyak Melemah
-
Hati-hati! Pinjol Ilegal Masih Marak, Incar Puluhan Ribu Korban
-
Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara
-
Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah
-
Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global
-
Purbaya Minta Investor Segera Serok Saham RI, Jamin Bakal Untung Banyak