Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memanggil dua menteri kabinet kerja yakni Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman ke kantornya di Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (27/3/2017).
Pemanggilan tersebut untuk menghadiri rapat koordinasi antar kementerian. Salah satu pokok bahasan yang akan dibahas adalah terkait pangan.
"Rapat soal pangan, nanti kalau sudah baru dijelaskan," kata Amran, Senin (27/3/2017).
Selain dua menteri tersebut, Darmin juga memanggil Direktur Utama Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik Djarot Kusumayakti.
Seperti diekatahui, dalam beberapa bulan lagi masyarakat di Indonesia memasuki Ramadan dan Lebaran. Pemerintah tengah berusaha agar stok pangan pada bulan-bulan tersebut dapat dipenuhi dan menjaga harga tetap stabil.
Salah satunya dengan mennyelenggarakan rapat koordinasi antar kementerian agar kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah dapat diimplementasikan dengan baik.
Beberapa kebutuhan bahan pangan yang menjadi sorotan pemerintah adalah harga daging sapi, beras, cabai, dan bawang merah. Kebutuhan pangan inilah yang sering kali mengalami kenaikan harga yang terlalu tinggi.
Tag
Berita Terkait
-
Harga Daging Sapi Masih Mahal, Pemerintah Dinilai Gagal
-
Polri Akui Ada Kendala Dalam Penindakan Penimbunan Pangan
-
Hari Ini Satgas Pangan Polri Mulai Lakukan Operasi Pasar
-
Rapat Dua Jam, Ini yang Dibahas Menko Darmin dan Menteri Ekonomi
-
Bahas Soal Pangan, Menko Darmin Panggil Sejumlah Menteri Ekonomi
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam
-
BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP
-
OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya
-
Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan
-
Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang
-
Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek
-
Era Bakar Uang Berakhir! Kini Fintech RI Masuk Fase Jaga Kandang dan Akuntabilitas
-
Rupiah Ambyar, Pengamat: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Juru Selamat
-
Trump Hentikan Sementara Pengawalan di Selat Hormuz, Harga Minyak Melemah
-
Hati-hati! Pinjol Ilegal Masih Marak, Incar Puluhan Ribu Korban