Suara.com - Website djponline.pajak.go.id untuk pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan sering bermasalah sehingga sulit diakses.
Menurut Direktur Transformasi Teknologi Komunikasi dan Informasi Ditjen Pajak Iwan Guniardi gangguan tersebut terjadi lantaran animo masyarakat untuk melaporkan pajak lewat online sangat tinggi.
"Error itu kan banyak penyebabnya banyak, bisa server-nya yang kurang kuat kedua jaringannya juga bisa hari ini nih, masalahnya bukan servernya, tapi jaringannya ada yang kecangkul fiber optiknya," kata Iwan di Jakarta, Rabu (29/3/2017).
Untuk hari ini saja, kata dia, ada jutaan wajib pajak yang mengakses secara bersamaan.
"Karena animo masyarakat yang mengakses ini banyak sekali. Makanya sulit untuk diakses. Kami pantau sampai 200 transaksi per second artinya ada 3 juta per jam orang yang akses. Kan kita nggak mungkin juga besarkan sampai unlimited," katanya.
Dia mengimbau wajib pajak memanfaatkan fasilitas lain yang disediakan petugas Ditjen Pajak, seperti formulir elektronik atau e-form yang bisa di-download terlebih dulu, lalu diisi, baru kemudian diunggah.
"Jadi kan bisa mempercepat WP untuk menyelesaikan pelaporan SPTnya kalau website pajak online sulit diakses," ujar Iwan.
Tag
Berita Terkait
-
Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak, Solusi atau Masalah?
-
TNI AD Tegaskan Babinsa Tak Punya Wewenang Awasi Wajib Pajak, Publik Diminta Tak Resah
-
Wajib Pajak Mau Diawasi Babinsa? Pakar UGM: Ini Justru Bikin Rakyat Takut, Bukan Patuh
-
Rakyat Nunggak Pajak Kena Denda, Apa Sanksi Jika Pemerintah Gagal Kelola?
-
Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis