Tumbuhnya permintaan masyarakat di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) yang mengharapkan kemudahan akses dalam memperoleh dana tunai, UangTeman terus menancapkan posisinya sebagai pelopor layanan pinjaman online di Indonesia yang mampu memberikan kecepatan, keamanan, dan tanpa adanya jaminan. Melalui inovasi teknologi yang diterapkan, UangTeman memberikan jawaban terhadap persoalan ekonomi masyarakat di Jateng,
"Khususnya yang berada di wilayah Yogyakarta, Semarang, Magelang, Klaten, dan Solo," kata Aidil Zulkifli, CEO & Co-founder UangTeman di Yogyakarta, Jumat (31/3/2017).
Ia mengatakan proses untuk mengajukan pinjaman di UangTeman sangat mudah dan tidak ada jaminan. Setelah satu tahun terakhir melayani di Jateng, Aidil menyampaikan, jumlah penyaluran pinjaman UangTeman terus mengalami peningkatan dengan mencapai sebesar Rp 2 miliar.
“Permintaan pinjaman dana tunai melalui UangTeman di Yogyakarta, Semarang, Magelang, Klaten, dan Solo semakin bertambah, trennya terus naik. Saat ini, total ada lebih dari dua ribu nasabah di Jateng dan dari Yogyakarta mencapai 50 persen,” ujar Aidil.
Menurut dia, kehadiran UangTeman di Jateng juga diharapkan mampu mendongkrak laju kredit Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Alasannya, karena sekitar 40% nasabah UangTeman di Jateng adalah para pelaku UKM, dan sisanya berasal dari kalangan profesional atau karyawan.
“Peminjaman di UangTeman semua secara online, tanpa tatap muka. Sejauh ini, rata-rata jumlah pinjaman dari nasabah kami di Jateng sebesar Rp 2 juta dari jumlah yang dapat disalurkan oleh UangTeman di kisaran Rp 1 juta hingga Rp 4 juta,” terangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN