Suara.com - Anggota Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun mempertanyakan para pejabat industri keuangan yang mencalonkan calon Dewan Komisaris Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK). Menurut Misbakhun, calon tersebut justru pernah tidak menyetujui atas pembentukan lembaga OJK.
Misbakhun berjanji nanti saat fit and proper, dia ingin tanyakan apa tujuan mereka ingin pimpin OJK. Mereka antara lain, Sigit Pramono, Agus Santoso.
"Saya baca file-nya, mereka sangat tidak setuju dengan pembentukan OJK," jelasnya di Jakarta, Minggu (2/4/2017).
Politisi Golkar itu menilai, para individu tersebut mencerminkan hanya menginginkan jabatan semata. Sehingga, tidak terlalu pantas menjabat sebagai pemangku kepentingan di OJK.
"Ketika mereka menginginkan jabatan, mereka kemudian melamar jadi OJK. Dari 14 calon DK OJK, orang seperti itu tidak pantas jadi OJK," ujarnya.
Ditegaskannya, rencana pemanggilan pansel OJK terkait seleksi calon DK OJK bukan merupakan keputusan individu semata. Namun keputusan internal bersama dari DPR.
"Pansel itu bukan keputusan satu dua orang, itu kan keputusan internal bersama. Jadwal diputuskan bersama oleh semua," tukasnya. *
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN