Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah gencar melakukan pembangunan infrastruktur di Jambi. Salah satunya melalui program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku).
"Dukungan Kementerian PUPR terhadap pembangunan bidang air minum dan sanitasi, dilakukan melalui program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) akan dilaksanakan di 162 desa di Jambi. "Kementerian PUPR juga melakukan kegiatan untuk meningkatkan kualitas lingkungan di bidang sanitasi pada kawasan kumuh miskin," kata Menteri PUPR Basuki Tjahaja Purnama, dalam keterangan resmi, Jumat (21/4/2017).
Caranya dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat dengan gerakan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) di tiga Kabupaten/Kota dengan anggaran sekitar Rp 5,9 miliar.
Melalui program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (Pisew), Kementerian PUPR menyiapkan pembangunan Infrastruktur terutama jalan akses penghubung antar desa.
"Tujuannya guna menunjang kegiatan sosial ekonomi masyarakat. Dana yang disiapkan mencapai Rp 5,5 miliar," ujarnya.
Sedangkan untuk mengentaskan kekumuhan melalui program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), akan dilaksanakan di 80 kelurahan dengan anggaran Rp 7,74 miliar.
Di sektor perumahan ditargetkan 150 unit rumah khusus di 4 kabupaten dengan anggaran sebesar Rp 24,75 miliar. Selain itu akan dibangun rumah susun dengan jumlah unit sebanyak 70 unit di Kabupaten Merangin dan 70 unit di Kota Jambi dengan anggaran Rp 52,25 miliar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026
-
Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik
-
Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran
-
Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol
-
Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan
-
Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?
-
BI Prediksi Kinerja Penjualan Eceran April 2026 Tetap Kuat, Kelompok Suku Cadang Jadi Penopang
-
BRI KPR Solusi Permudah Miliki Rumah dan Properti Lelang dengan Cicilan Fleksibel
-
Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat
-
Industri Rokok Dinilai Jadi Penopang Lapangan Kerja dan Penerimaan Negara