Demo 200-an pekerja KUD Sumberejo, yang merupakan mitra dari raksasa industri rokok PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk, yang menuntut kekurangan pesangon di Pasuruan, Jawa Timur, ditanggapi Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI) Timboel Siregar.
"Menurut saya harus ditangani dengan lebih bijaksana oleh pemerintah," kata dia di Jakarta, Selasa (23/5/2017).
Timboel mengatakan, bila ada perjanjian PHK yang sudah ditandatangani para pekerja dan pengusaha tanpa ada paksaan dan dilakukan dengan itikad baik para pihak, serta sudah didaftarkan ke Perselisihan Hubungan Industrial (PHI), maka perjanjian PHK tersebut sudah berkekuatan hukum, dan hendaknya pihak-pihak terkait juga menghormatinya.
Namun, bila dalam proses pembuatan perjanjian PHK tersebut ada indikasi kecurangan salah satu pihak, maka perjanjian tersebut bisa digugat ke PHI untuk dibatalkan.
"Saya setuju kalau teman-teman pekerja menggugat ke PHI agar jelas persoalannya," ujar dia.
Timboel juga mendorong agar majelis hakim, yang mungkin nanti menyidangkan kasus ini, bila digugat olen teman-teman pekerja, agar lebih mampu menulusuri permasalahan yang ada.
"Hal ini penting mengingat sistem kerja outsourcing yang dialami para pekerja banyak menimbulkan masalah hubungan industrial," pungkasnya.
Baca Juga: AEPI Kritik Keuntungan HM Sampoerna Dinikmati Investor Asing
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz
-
Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan
-
Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China
-
Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!
-
Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat
-
BRI Kenalkan Cara Praktis Berbagi THR Lebaran Pakai Layanan Digital QRIS Transfer dan Emas BRImo
-
5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis
-
Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI
-
Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis
-
Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran