Suara.com - Puluhan karyawan PT Media Nusantara Informasi (MNI) Koran Seputar Indonesia (SINDO) Biro Jawa Timur yang di PHK (pemutusan hubungan kerja) kembali turun ke jalan, Rabu (2/8/2017) siang. Mereka menggelar aksi di Monumen Bambu Runcing di Jalan Panglima Sudirman.
Aksi yang digelar oleh karyawan dari anak usaha PT Media Nusantara Citra Tbk (MNC) itu dilakukan karena manajemen masih tidak bersedia memenuhi tuntutan karyawan. Yakni pemenuhan pesangon sesuai dengan sesuai pasal 164 ayat 3 UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.
Pasal tersebut mewajibkan pengusaha membayar 2X PMTK. Ini karena perusahaan melakukan efisiensi, bukan karena rugi.
“Kami mendesak pada manajemen PT MNI agar segera memberi pesangon kami sesuai aturan,” kata koordinator lapangan aksi, Fajar Sidiq Rofiqo.
Lelaki yang sudah bekerja di perusahaan milik Hary Tanoesoedibjo selama 10 tahun lebih itu mengungkapkan, karyawan Koran Sindo Jatim sebelumnya sudah menggelar pertemuan bipartit dengan manajemen. Pertemuan tersebut tidak mencapai kata sepakat lantaran manajemen menawarkan pesangon tidak sesuai aturan, yakni 1X PMTK.
“Kami akan terus menggelar aksi sampai tuntutan kita dipenuhi perusahaan,” tandasnya.
Sejumlah poster bernada tuntutan dibentangkan oleh karyawan. Diantaranya berbunyi, “Bayar Pesangon Kami Sesuai UU”, ”Penuhi Hak Kami”, ”Pak Hary Tanoe Jangan Sengsarakan Kami”, ”Pak Hary Tanoe Patuhi UU”. Selain itu, sejumlah peserta aksi membagikan selebaran berisi tuntutan karyawan ke pengguna jalan.
Meski cuaca panas menyengat, namun tak menyurutkan semangat peserta aksi untuk menuntut hak mereka. Nyanyian perjuangan dan yel-yel terus dikumandangkan sepanjang aksi.
“Kami sengaja menggelar aksi di monumen bambung runcing karena ini simbol perjuangan orang-orang terindas,” pungkas Fajar sidiq Rofiqo.
Baca Juga: Korban PHK Sindo Jawa Timur Jual Kaos untuk 'Logistik Perjuangan'
Selama aksi berlangsung, peserta aksi menyanyikan lagu “Maju Tak Gentar” sebagai bentuk perlawanan terhadap manajemen yang dinilai sewenang-wenang. Selain itu, secara bergantian para peserta aksi menggelar orasi. Setelah di monumen bambu runcing, aksi bergeser ke gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Surabaya, yang tak jauh dari lokasi aksi. Gedung tersebut merupakan milik dari PT MNC Tbk. Di gedung MNC Tower ini, peserta aksi juga menggelar orasi dan pembacaan puisi.
Terpisah, Kepala Dinas Kependudukan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jatim Setiadjit mengatakan, tuntutan karyawan Koran Sindo Jatim sudah sesuai UU. Menyikapi persoalan PHK sepihak ini, Setiadjit juga selalu berkoordinasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).
“Masalah ini (PHK sepihak Koran Sindo Jatim) sudah kami sampaikan ke Dirjen Kemenaker. Sampai saat ini belum ada kata sepakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Surabaya, Miftah Faridl mendukung penuh perjuangan karyawan Sindo Jatim yang di PHK. Menurutnya, direksi PT MNI sudah sewenang-wenang terhadap karyawannya. Sebab, PHK diberitahu secara mendadak.
Parahnya lagi, surat PHK dilayangkan ke karyawan di malam Idul Fitri. Bahkan, ada seorang karyawan yang sedang hamil juga ikut di PHK. Padahal di UU perusahaan dilarang mem-PHK karyawan yang hamil.
“Jadi, sudah menjadi kewajiban manajemen MNI membayar semua hak karyawan,” terangnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Kata-kata Polisi Malaysia soal Warganya Naik Batik Air Selundupkan Sabu dari KL ke Surabaya
-
Pengangguran Memang Turun, Tapi Cuma 24 Ribu Orang! Masih Ada 7,22 Juta Warga Indonesia Menganggur
-
Kim Woo Bin Didapuk jadi Pelatih Tim Bisbol dalam Drama Baru Berjudul Gift
-
3 Peeling Gel untuk Cerahkan Wajah Kusam: Formula Lembut, Minim Iritasi!
-
Usai Michael, Jaafar Jackson Bakal Main Film Supermax Bareng Will Smith
-
Review 910 Haze Tempo, Sepatu Lari Ringan dan Murah Buat Tempo Run
-
Shandy Hermanto, Kades yang Bangun Kantor Desa Megah Kini Jadi Tersangka Bus ALS
-
BNI Hadir di Danantara Housing Expo 2026, Perkuat Akses KPR bagi Masyarakat
-
Kasus Mutilasi Tanah Merah Depok, Pelaku Buang Potongan Kaki ke Sungai Pitara untuk Hilangkan Jejak
-
Meski Ekonomi RI Melambat, IHSG Tetap Nyaman di Level 6.300