Suara.com - PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk menargetkan kantor cabangnya dapat beroperasi secara penuh di Malaysia pada akhir tahun 2017. Beroperasinya cabang Bank Mandiri setelah mendapat respons dari Bank Negara Malaysia (BNM) untuk status "Qualified ASEAN Bank" (QAB).
"Kami sudah dapat tanggapan dari otoritas di sana, targetnya tahun ini bisa jalan. Mudah-mudahan semua bisa berjalan dengan lancar," kata Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Sulaiaman A. Arianto dalam public expose marathon di Gedung Bursa Efek Indonesia, Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (8/8/2017).
Sulaiman mengatakan pendirian kantor cabang penuh di Malaysia tidak akan menunggu pembentukan induk usaha BUMN (holding) perbankan. Menurutnya, Mandiri hanya tinggal menyelesaikan syarat dari BNM dan kelengkapan administrasi untuk pendirian kantor cabang.
"Kami tinggal tunggu keputusan dari otoritas setempat aja, sampai saat ini masih menunggu," katanya.
Untuk membuka cabang penuh di Malaysia, Bank Mandiri menyiapkan modal sebesar 300 juta ringgit. Bank Mandiri sudah memulainya dengan injeksi modal sebesar 50 juta ringgit dan akan ditambah secara bertahap.
Saat ini Bank Mandiri telah memiliki tujuh kantor luar negeri yang terdiri dari 5 cabang di Cayman Islands, Dili Timor Leste, Hong Kong, Shanghai dan Singapura, serta dua anak perusahaan yaitu Bank Mandiri Europe Limited di London dan Mandiri International Remittance di Malaysia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK
-
Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing
-
Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Isi Token Listrik Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh? Simak Cara Hitungnya di Sini
-
BPS: Ibu Hamil di Indonesia Timur Hadapi Risiko Kematian Jauh Lebih Tinggi
-
Masih Didorong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Merangkak Naik ke Level 7.100 di Sesi I
-
Netzme Jadi Pelopor QRIS Antarnegara dengan China
-
Pertamina Perkuat Kolaborasi Global untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional
-
Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan
-
Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya