PT Bank Mandiri Tbk mendukung pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) di wilayah Karawang, Jawa Barat. Langkah ini merupakan upaya Bank Mandiri dalam meningkatkan peran sebagai agen pembangunan untuk pemerataan ekonomi ke seluruh pelosok Indonesia. Untuk itu, Bank Mandiri menargetkan dapat menjalin kemitraan dengan sekitar 200 BUM Desa di Wilayah Jawa Barat pada akhir 2017, dari 56 BUM Desa yang telah menjadi mitra saat ini.
Terkait hal itu, dilakukan penandatanganan kesepakatan kemitraan pengembangan BUM Desa oleh Area Head Bank Mandiri Karawang Retno Widyayanti dan dan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, serta disaksikan oleh Staf Ahli Menteri Desa PDTT bidang Pembangunan dan Kemasyarakatan Ansar Husen dan Regional CEO Bank Mandiri Jawa Barat Iman Gunawan di Karawang, Jawa Barat, Kamis (20/7/2017).
Dalam kesepakatan ini, Pemerintah Kabupaten Karawang dan Bank Mandiri akan mengembangkan BUM Desa dalam bentuk penguatan kualitas sumber daya manusia yang akan mengelola BUM Desa, serta memberdayakan BUM Desa dengan menjadikannya sebagai agen Layanan Keuangan Digital (LKD) maupun Laku Pandai. Pemkab Karawang pun akan bersama-sama Bank Mandiri memonitor dan mengevaluasi perkembangan BUM Desa secara periodik.
Menurut Iman, sebagai salah satu bagian dari struktur perekonomian nasional, ekonomi pedesaan memiliki potensi yang dapat dieksplorasi dan dioptimalkan dengan baik. Potensi tersebut antara lain usaha pertanian, perikanan dan perkebunan, usaha terkait energi terbarukan, desa wisata, serta usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
“Bercermin pada potensi ekonomi desa tersebut, kami ingin mendorong sebuah paradigma baru dalam pembangunan desa, yakni desa tidak lagi diposisikan hanya sebagai objek, namun sebagai subjek pembangunan. Melalui pendekatan ini, diharapkan keinginan melihat desa yang mandiri dapat terwujud,” kata Iman.
Dalam rangka optimalisasi BUM Desa di Jawa Barat, Bank Mandiri juga telah memberikan bantuan kepada tiga BUM Desa di Purwakarta dan dua BUM Desa di Karawang untuk mendukung pengembangan usaha masyarakat yang dikelola. Di Purwakarta, Bank Mandiri menyerahkan bantuan alat transportasi kepada BUM Desa Sauyunan; lalu, bantuan mesin dan bangunan pengolahan sampah kepada BUM Desa Bina Jasa; serta bantuan saung bunga hias dan alat transportasi kepada BUM Desa Karya Gumilang.
Sedangkan di Karawang, perseroan menyerahkan bantuan kandang domba kepada BUM Desa Makmur Jaya; serta bantuan kandang burung puyuh petelur dan pembangunan budi daya jamur merang kepada BUM Desa Bina Usaha Mandiri. Di samping itu, kelima BUM Desa tersebut juga mendapatkan bantuan seperangkat komputer untuk memudahkan kegiatan administrasi keuangan dan operasional lainnya.
Untuk meningkatkan kapasitas, Bank Mandiri telah melatih SDM BUM Desa yang tersebar di wilayah Karawang dan Purwakarta pada 18-24 Mei 2017, dengan melibatkan sekitar 420 peserta. Bank Mandiri juga menyerahkan KUR Mikro kepada masyarakat binaan BUM Desa dengan total nilai penyaluran Rp 45 Juta untuk 3 nasabah.
Baca Juga: Bank Mandiri Terbitkan 9,61 Juta Kartu Prabayar Mandiri e-Money
“Melalui dukungan ini, kami berharap BUM Desa akan berkembang dan meningkatkan taraf hidup masyarakat desa, menurunkan angka pengangguran desa dan tingkat urbanisasi, serta meningkatkan pendapat asli desa sehingga tidak lagi bergantung pada APBN,” ujar Iman
Sebagai bank BUMN yang memiliki semangat memakmurkan negeri, Iman melanjutkan, Bank Mandiri telah memiliki pengalaman dalam mengembangkan ekonomi masyarakat pedesaan di sejumlah lokasi di Indonesia melalui program Mandiri Bersama Mandiri (MBM)
Beberapa aktivitas program MBM yang masih berlangsung saat ini antara kerjasama dengan Sentra Pemuda Taruna Purba Mandiri untuk pengembangan kawasan ekowisata Gunung Api Purbadi Gunung Kidul, Yogyakarta serta kerjasama dengan pengrajin lokal dalam pemberdayaan kerajinan dan dalang wayang di Desa Kepuhsari, Wonosari, Jawa Tengah.
“Selain itu, Bank Mandiri juga berkomitmen untuk mendukung program-program strategis pemerintah lainnya yang dicanangkan oleh pemerintah, seperti redistribusi aset/lahan, kartu tani, bansos, dan rumah kreatif. Hal ini tentunya bertujuan bagi kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Indonesia,” tutur Iman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok
-
Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay
-
Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen
-
IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000