Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan alokasi Belanja Subsidi pada Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Tahun Anggaran 2018 mempertimbangkan aspek keadilan.
Pemerintah tetap membantu kelompok miskin 40 persen terbawah dengan tetap mempertahankan subsidi sebesar Rp172,4 triliun yang terdiri dari subsidi energi dan subsidi non-energi seperti subsidi pangan, pupuk, Bahan Bakar Minyak dan listrik.
“Subsidi 172,4 triliun (rupiah) terdiri dari subsidi energi Rp103,4 triliun dan subsidi non-energi yaitu subsidi pangan Rp7,3 triliun dan subsidi pupuk Rp28,5 triliun. Kemudian Rp51,1 triliun untuk BBM dan LPG 3 kilo, dan subsidi listrik Rp52,2 triliun. Ini adalah untuk subsidi 450 VA (Volt Amper) dan untuk pelanggan 900 Volt Amper meskipun kemarin banyak yang menyampaikan adanya kenaikan harga listrik namun sebetulnya sebagian masih disubsidi,” kata Ani, Jumat (18/8/2017).
Lebih lanjut, Ani juga menyampaikan alokasi subsidi ke pendidikan sebesar 440 triliun rupiah dengan harapan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari tahun ke tahun.
"Tadi saya sampaikan anggaran pendidikan Rp440 triliun dimana yang dibelanjakan di pusat adalah Rp146 triliun dan sebagian besar dibelanjakan melalui transfer ke daerah. Ini termasuk program-program 19,7 juta siswa penerima Kartu Indonesia Pintar, Bantuan Operasi Sekolah untuk sekitar 262 ribu sekolah. Kita membangun dan merehabilitasi ruang kelas lebih dari 61 ribu dari SD-SMP, tunjangan Profesi Guru baik PNS dan Non-PNS, dan Beasiswa Bidik Misi yang mencapai lebih dari 400 ribu murid. Seperti yang diharapkan Bapak Presiden, harapannya IPM akan meningkat dari tahun ke tahun,” ujarnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
OJK: Bulan Ini Data Kepemilikan Saham di atas 1 Persen Dibuka ke Publik
-
PT Agincourt Resources Digugat Rp 200 Miliar oleh KLH
-
Kemenkeu Akui Inflasi Januari 2026 Naik Akibat Kebijakan Diskon Listrik
-
PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 52,6 per Januari 2026, Unggul dari Vietnam
-
OJK Klaim Pertemuan dengan MSCI Berbuah Positif
-
Pandu Sjahrir Ingatkan Investor, Koreksinya IHSG Jadi Momentum Borong Saham
-
Purbaya Diminta Bereskan Piutang Dana BLBI, Berpotensi Rugikan Hak Keuangan Negara
-
BRI Apresiasi Nasabah Lewat Undian dan Kick Off BRI Consumer Expo 2026
-
Harga Emas dan Perak Dunia Turun Berturut-turut, Ini Penyebabnya
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?